BOGOR, CEKLISSATU -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bersama
Forkopimda, menggelar rapat koordinasi guna memastikan keamanan dan kelancaran perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru). Rapat dipimpin langsung Penjabat (Pj) Bupati Bogor, Bachril Bakri, di wilayah Kecamatan Babakan Madang, Senin (16/12/2024).
Berbagai persiapan dilakukan untuk menghadapi lonjakan aktivitas masyarakat selama periode libur Nataru.
Pengamanan tempat ibadah, pengaturan dan pengawasan lalu lintas di 20 posko pengamanan Nataru, hingga antisipasi potensi gangguan keamanan lainnya.
Baca Juga : Antisipasi Libur Nataru di Kawasan Puncak, Polres Bogor Siapkan Car Free Night hingga One Way
Beberapa poin yang dibahas melalui Rakor pengamanan Nataru yakni, koordinasi infrastruktur jalan dan sarana prasarana lalu lintas mulai dari rambu lalu lintas, penerangan jalan berfungsi dengan baik.
Antisipasi potensi kemacetan yang tinggi terutama di jalur puncak dan wilayah sekitar Kabupaten Bogor.
Lalu meningkatkan pengamanan di tempat rekreasi, hiburan, wisata dan pusat perbelanjaan, pusat keramaian, demi menciptakan rasa aman nyaman ketika masyarakat beraktivitas.
Serta mewaspadai ancaman bencana hidrometeorologi, mengingat intensitas hujan cukup tinggi.
Baca Juga : Ini 8 Kebijakan Kemenhub Untuk Pengaturan Mobilitas pada Nataru 2024/2025
Pj Bupati Bogor, Bachril Bakri mengungkapkan, secara khusus Pemkab Bogor bersama Forkopimda lakukan Rapat Koordinasi untuk membahas persiapan dalam menghadapi Nataru.
“Kita membahas bagaimana kesiapan Polres Bogor, TNI, juga kita semua dalam menghadapi Nataru. Intinya kita siap semua, terlebih di wilayah Kabupaten Bogor ada tempat tinggal Presiden RI," ungkap Pj Bupati Bogor.
"Sehingga Pemkab Bogor harus mengawasi, menjaga suasana Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 bisa berjalan baik tentunya untuk menjaga pelaksanaan Nataru berjalan dengan baik,” tambahnya.
Di tempat yang sama Kapolres Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro menyampaikan, ada 14 titik pos pengamanan Nataru ditambah enam pos pengamanan Nataru dari Pemkab Bogor.
Sehingga totalnya menjadi 20 Pos Pengamanan Nataru yang tersebar di jalur Bopuncur, Cibinong dan sekitarnya, di wilayah Barat mulai dari Dramaga, Tenjo dan Jasinga.
“20 titik Pengamanan Nataru ini diharapkan bisa mengcover dan mengawasi arus lalu lintas selama pelaksanaan nataru di wilayah Kabupaten Bogor," bebernya.
"Tentunya kami selalu koordinasi dengan Pj Bupati Bogor ada dukungan ada 6 pos pengamanan dari Pemkab Bogor sehingga totalnya jadi 20 Pospam Nataru, kami harap bisa lebih maksimal mengkoordinir dan memantau arus lalu lintas Nataru di Kabupaten Bogor,” tegasnya.