CIANJUR, CEKLISSATU - Nasib pilu yang dialami para pengungsi korban gempa, yang tinggal di tenda-tendanya hanyut terbawa banjir, 21 Maret 2023 malam. Setelah rumahnya, tak kunjung dibangun kini tenda yang dibangun alakadarnya tak lagi bisa ditempati.
Seperti yang dialami warga pengungsian korban gempa bumi Cianjur di Kampung Gunung Lanjung dua, Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Dimana di lokasi ini terdapat 5 tenda pengungsian yang hanyut terbawa arus sungai.
Salah satunya Illoh (45) penyintas gempa bumi Cianjur yang mengungsi di tenda mengatakan, tenda yang ia tempati, kini sudah lenyap terbawa arus beserta harta bendanya. Masih kata Illoh di lokasi tersebut awalnya ada sekitar 8 tenda pengungsian, namun kini hanya ada 3 tenda yang tersisa.
Baca Juga : Nakes RSUD Kota Bogor Dipuji Saat Hari Perawat Nasional
"Tenda saya saat ini sudah lenyap terbawa arus, beras yang dikumpulkan untuk bulan puasa juga ikut kebawa. Minyak, dan baju juga terbawa arus semua." Katanya.
Illoh juga menambahkan, beras dan sembako lainnya yang sudah ia persiapkan untuk menyambut bulan Ramadhan, kini harus ia relakan karena harus ikut terbawa arus.
"Beras juga hanyut pak sembako buat bulan Ramadhan," terangnya
Illoh berharap agar Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur untuk segera memperbaiki rumahnya hingga layak huni. Ia ingin menjalankan ibadah puasa dengan tentram di rumah yang lebih layak.
"Saya hanya ingin rumah yang layak, jadi nanti bulan puasa ingin tentram dirumah sama anak saya yang kecil." Tambahnya.
Saat ini, warga korban banjir bandang telah dievakuasi ke tempat yang lebih layak, sementara Illoh sendiri mengungsi ke tenda pengungsian milik anaknya, yang dimana dilokasi tenda milik anaknya tersebut tidak terdampak bencana banjir bandang.