"Setiap jalan, gedung, hingga sistem utilitas di IKN diukur dan dirancang berdasarkan koordinat titik nol. Tanpa titik nol, mustahil mewujudkan tata ruang kota yang rapi dan berfungsi optimal," imbuh Fifik.
Selain aspek teknis, Titik Nol IKN juga mengandung makna persatuan bangsa. Penyatuan tanah dan air dari 34 provinsi dalam `Ritual Kendi Nusantara` menjadi lambang keberagaman yang berpadu membangun peradaban baru.
Baca Juga: Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Beberkan Alasan Mobil Miliknya Belum Membayar Pajak
Dalam konteks pembangunan berkelanjutan, Fifik menyebutkan bahwa Titik Nol IKN menjadi pusat perencanaan desain kota Nagara Rimba Nusa. Konsep ini mengutamakan ruang hijau, transportasi ramah lingkungan, dan konservasi keanekaragaman hayati.
"IKN adalah wajah baru Indonesia di masa depan, dan semua dimulai dari titik nol,” kata Fifik.