SURABAYA, CEKLISSATU -  Pasukan Marinir (Pasmar) 2  menggelar lomba menembak Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Cup tahun 2026 di lapangan tembak FX Soepramono Karangpilang dengan jarak 900 meter. Ajang ini pertama di Indonesia.


"Sebanyak 460 peserta dari beberapa Provinsi mengikuti lomba menembak Pangkomar Cup 2026,"ungkap Mayjen TNI (Mar) Dr. Oni Junianto Komandan Pasmar 2 Surabaya, kepada awak media, Minggu 25 Januari 2026.


Ia mengatakan, targetan lomba menembak ini dari segi atlet untuk memacu para sniper untuk terus mengasah keahliannya, untuk mengikuti pertandingan atau event event nasional bahkan internsional.

Baca Juga: RS Marinir Cilandak Miliki Fasilitas MRI Canggih: Berikan Pelayanan Kesehatan Lebih Cepat, Tepat dan Akurat


"Dari segi hobi, mereka kadang-kadang juga untuk acara berburu dan memberikan bantuan kepada petani-petani yang ada hama terutama babi hutan,"paparnya.


Sedangkan untuk kendala, kata dia, cukup rumit ada cuaca yang berubah setiap saat, angin juga begitu berubah arah dengan cepat kanan kiri dari depan. Salah satunya, cuaca kabut, hujan juga dan sebagainya,"Tapi itu adalah tantangan yang justru memberikan chalenge tersendiri buat kita penggemar penembak,"paparnya.


Kata dia, lomba menembak yang dilaksanakan oleh Pasmar 2 ini termasuk langka, karena tempatnya juga jarang ada yang memiliki,"Seperti biasa kita event paling di jarak 400 maksimal rata-rata 600, nah ini kita kasih tantangan baru sampai 1.000 yard,"ujarnya.


Selain itu, kata dia, Ini salah satu tempat dimana rintangan juga menembak dari posisi yang tidak di tanah,"Jadi kadang mereka kena angin juga goyang, kaki juga goyang, nah disitulah kita dituntut untuk mampu mengendalikan diri dari emosi maupun pengaturan nafas, sehingga tidak terjadi miss saat menarik ujung,"ujarnya.

Baca Juga: Dukung Ketahanan Pangan Nasional, TNI AL Panen Melon di Yonif 7 Marinir Pesawaran Lampung


Ia mengharapkan,  dari kegiatan ini betul-betul hobi masyarakat, TNI/Polri dan prestasi yang lain bisa tersalurkan dan terwadahi dengan baik, sehingga untuk event-event yang lebih besar dapat diciptakan prestasi dari atlet yang betul-betul mempuni


Sementara itu, Agnesca Noelani Rouw Banua salah satu peserta sekaligus atlet menembak dari Provinsi Jawa Timur mengakui, lomba menembak jarak 900 di Indonesia ini baru pertama kali, biasanya di lomba jarak 400 - 600 meter saja.


"Tantanganya angin saja, sedangkan jenis senjatanya ada dua kelas ada dari Open dan FTR kalau FTR itu bapai kaliber 3,08, kalau open itu bebas kalibernya bisa sampe 7 mili,"jelasnya.