“Setiap perjalanan memiliki risiko. Dan setiap orang yang bekerja berhak mendapatkan perlindungan. Kami ingin memastikan semakin banyak mitra Gojek yang memahami manfaat BPJS Ketenagakerjaan dan mendapatkan perlindungan yang sesuai dengan kebutuhannya,” tambah Rita.
Dalam kesempatan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan juga terus mendorong peningkatan pemahaman para mitra mengenai manfaat program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), khususnya bagi pekerja sektor Bukan Penerima Upah (BPU).
Perlindungan tersebut diharapkan dapat memberikan ketenangan bagi para mitra dalam menjalankan aktivitasnya, sekaligus memberikan perlindungan bagi keluarga apabila terjadi risiko yang tidak diharapkan.
Sementara itu, Hamzah selaku PIC Gojek menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin dengan BPJS Ketenagakerjaan Kebayoran Baru. Menurutnya, komunikasi langsung seperti Kopi Darat menjadi sarana yang efektif untuk mempertemukan kebutuhan komunitas dengan berbagai program perlindungan yang tersedia.
Kehadiran para Komandan KGMP Jakarta Timur dan Jakarta Selatan juga menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi dari komunitas kepada komunitas. Dengan adanya figur penggerak di tingkat komunitas, informasi mengenai pentingnya jaminan sosial diharapkan dapat semakin mudah diterima dan disebarluaskan kepada para mitra.
Kegiatan Kopi Darat ini tidak sekadar menjadi ajang bertemu dan berbincang, tetapi juga menjadi wujud nyata komitmen untuk mendekatkan layanan, memperluas edukasi, dan meningkatkan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan di kalangan pekerja sektor BPU.
BPJS Ketenagakerjaan Kebayoran Baru bersama Gojek dan KGMP berkomitmen untuk terus membangun kolaborasi yang memberikan manfaat nyata bagi para mitra.
Karena di balik setiap perjalanan para mitra Gojek, ada keluarga yang menunggu untuk selalu merasa aman.
Ngopi bareng, ngobrol lebih dekat, perlindungan makin kuat.
BPJS Ketenagakerjaan Kebayoran Baru
Hadir Melindungi Setiap Langkah.