peningkatan upaya promotif (kurikulum kesehatan dan PKG), preventif (penjaringan ke sekolah) , kuratif (manfaat JKN) , serta peningkatan kolaborasi lintas sektor.”
Kongres ini mengambil tema “Penguatan Peran dan Fungsi PDGI bagi Anggota dan Masyarakat Pasca Berlakunya Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan” di Grand Ballroom, Grand City Convention Center & Exhibition Jalan Walikota Mustajab No. 1, Surabaya.
Baca Juga: Wali Kota Bogor Dedie Rachim Sambut Kadet Mahasiswa Unhan RI dalam Prosesi Sumpah Dokter Muda
Sementara itu, Ketua Umum PDGI drg. Usman Sumantri, MSc menjelaskan bahwa tujuan utama Kongres PDGI adalah selain untuk melakukan pemilihan ketua umum PDGI juga untuk meningkatkan solidaritas, pengetahuan, dan profesionalisme dokter gigi, dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan gigi dan mulut masyarakat indonesia.
Selain itu, kongres juga berfungsi sebagai sarana musyawarah tertinggi organisasi PDGI, serta memberikan kesempatan untuk menjalin silaturahmi dan networking dengan pihak terkait.
"Kongres PDGI XXVIII dihadiri oleh seluruh Pengurus dan ketua cabang dan Pengwil PDGI seluruh indonesia. Dalam kongres ini sekaligus diselenggarakan Seminar Ilmiah dan exhibition perkembangan teknologi kedokteran gigi skala internasional," ujar Kepala Humas PDGI Kolonel Laut (K) drg. M. Arifin.
Kepala Humas PDGI menambahkan, kongres PDGI XXVIII dibuka langsung oleh Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Indonesia.
Selain itu kongres juga dihadiri Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono, Wakil Menteri Kesehatan Indonesia serta Gubernur Provinsi Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.