KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU – Ratusan warga Desa Iwul, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, menggelar aksi damai di depan Hotel OTW pada Jumat (07/02/2025) siang.
Didampingi Lembaga Penyadaran dan Bantuan Hukum Forum Adil Sejahtera (LPBH-FAS), mereka menuntut penutupan hotel yang diduga telah menyalahgunakan izin operasionalnya.
Sejak pagi, aparat kepolisian sudah bersiaga di lokasi untuk mengamankan jalannya aksi. Kapolsek Parung, Kompol Doddy Rosjadi memimpin langsung apel kesiapan bersama jajaran kepolisian, anggota Koramil, dan Satpol PP.
Baca Juga: Pj Bupati Bogor Ajak Warga Maknai Isra Miraj dengan Solat Tahajud, Zikir dan Subuh Keliling
Dalam arahannya, ia meminta seluruh personel tetap profesional dan tidak terpancing emosi selama bertugas.
Sekitar pukul 13.30 WIB, massa aksi mulai berdatangan dan berkumpul di depan gerbang hotel. Mereka kemudian menyanyikan lagu Indonesia Raya sebelum menyampaikan orasi dan membentangkan spanduk.
"Warga menyoroti keberadaan sejumlah remaja yang kedapatan masuk ke dalam hotel, serta dugaan adanya kejanggalan dalam izin operasionalnya," ungkapnya.
"Selain itu, mereka juga mengeluhkan keberadaan hotel yang dinilai mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar," tambahnya.
Baca Juga: Akhiri Masa Tugas, Pj Wali Kota Hery Antasari Pamitan ke PWI Kota Bogor
Tak berselang lama, mediasi dilakukan di lokasi aksi. Pertemuan ini dihadiri Kapolsek Parung Kompol Doddy Rosjadi, Danramil Parung Kapten Inf. Rahmat Saleh, serta perwakilan massa aksi dan pihak hotel.
Dalam pertemuan tersebut, warga menegaskan bahwa mereka akan terus mengawal persoalan ini jika hotel tetap menerima tamu dari kalangan remaja.
Sementara itu, pihak hotel menyatakan bahwa izin operasional mereka lengkap dan resmi, namun mereka berjanji akan memperketat aturan bagi para tamu.
Sebagai respons atas tuntutan warga, pihak hotel akhirnya memutuskan untuk menutup operasionalnya sementara waktu. Keputusan ini disambut baik oleh massa aksi yang kemudian membubarkan diri dengan tertib sekitar pukul 15.50 WIB.
Selama aksi berlangsung, situasi tetap kondusif. Kepolisian pun menerapkan rekayasa lalu lintas untuk menghindari kemacetan akibat ramainya massa yang hadir. Sampai berita ini diturunkan, kondisi di sekitar hotel masih dalam pengawasan pihak berwenang.