BOGOR, CEKLISSATU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, menargetkan program isbat nikah terpadu tahun ini bisa menyentuh 2.500 pasangan suami istri (pasutri) yang belum secara sah diakui negara.
"Kami targetkan tahun ini sebanyak 2.500 ya. Kami laksanakan secara bertahap agar para pasutri ini bisa memiliki buku nikah yang tentunya diakui negara," ujar Plt Bupati Bogor, Iwan Setiawan usai mengunjungi program isbat nikah di Kecamatan Leuwiliang, Jumat 11 Agustus 2023.
Di kecamatan tersebut, Pemkab Bogor telah memberikan buku nikah kepada 89 pasutri yang sebelumnya hanya menikah siri.
Menurut Iwan, program isbat nikah terpadu yang dilaksanakan ini merupakan keempat kalinya yang dilakukan Pemkab Bogor.
Dari berbagai kondisi yang ada, Iwan menyebut, bahwa rata-rata pasutri ini adalah mereka yang kekurangan ekonomi.
"Rata-rata karena ekonomi ya, karena katanya mahal (untuk nikah secara negara). Mudah-mudahan program ini membantu masyarakat," tutur Iwan.