"Kami mengimbau kepada warga yang sering melintas ke daerah TPAS Galuga, agar selalu hati-hati dalam berkendara, bila ada jalanan licin, kadang kita antisipasi," jelasnya.
Baca Juga: Penataan Ulang TPAS Galuga, Duet Pemkab Bogor dan Pemkot Bogor Siapkan Inovasi Berbasis Energi
Terpisah, sebelumnya warga sekitar, H. Kamal mengatakan, kejadian longsor ini bukan sekali dua kali saja terjadi di TPAS Galuga. Mengingat situasi dan kondisi TPAS Galuga sudah tidak bisa memadai.
"Kami selaku masyarakat Galuga berharap ada perbaikan atau perluasan lahan, terutama lahan-lahan warga yang sekarang tertimbun agar dibebaskan kepada pemerintah," ucapnya kepada wartawan.
Ia menyatakan, oleh karena itu sudah saatnya berbenah dan melakukan pembenahan di TPAS Galuga. Bukan hanya sebatas lima tahun per lima tahun selalu tidak ada perubahan. Terutama di infrastruktur jalan harus mempunyai jalan khusus TPAS Galuga.
"Dan di lokasi pembuangan itu kami selalu kebanjiran, karena tidak mempunyai saluran air diujung pembuangan itu," tuturnya.
Baca Juga: Sebanyak 800 Ton Sampah yang Masuk ke TPAS Galuga Tiap Harinya
Ia juga berharap, di pemerintahan yang baru baik Bupati maupun Wali Kota Bogor dapat melihat serta meninjau langsung setiap hujan besar.