CILACAP, CEKLISSATU -- Enam hari hilang, hingga saat ini Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian terhadap tiga nelayan asal Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah yang hilang kontak terus berlanjut, Senin (06/01/2025).
Tim SAR Gabungan terus mencari secara intensif kapal nelayan Kennedy serta tiga Anak Buah Kapal (ABK) yang hilang sejak Selasa 31 Desember 2024.
Kepala kantor pencarian dan pertolongan Cilacap, M. Abdullah menyebutkan ,operasi pencarian sudah masuk hari keenam, melibatkan dua unit tim pencari.
Baca Juga : Program MBG, Wamendagri Bima Arya: Program Gizi Seimbang Nasional Dimulai Kolaborasi Daerah Jadi Kunci
“SRU 1 melakukan penyisiran di permukaan air menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 05, mencakup area 5 mil laut di sebelah selatan Pantai Jetis, Kecamatan Nusawungu,” ungkapnya, seperti dikutip pada Senin (06/01/2025).
Disebutkan bahwa SRU 2 bertugas berkoordinasi serta mediasi dengan keluarga korban, dan rukun nelayan Tegalkatilayu Kelurahan Tegalkamilyan, Cilacap Selatan.
Hal itu bertujuan memastikan keluarga korban tetap mendapat informasi terkini terkait pencarian.
“Kami menyampaikan informasi kepada nelayan dan instansi terkait, agar jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban dapat segera melaporkannya atau memberikan bantuan,” terangnya.
Diketahui, nelayan yang hilang yaitu Misrun (56), Sarno (38), dan Sainu Catur Prayogo (19), warga Kelurahan Tegalkamulyan.
Mereka dilaporkan hilang kontak saat kapal Kennedy, yang mereka awaki, seharusnya tiba di dermaga Pelabuhan Perikanan Samudra Cilacap pada Selasa siang.
Ketika kapal tersebut tidak kembali hingga sore hari, laporan langsung diterima Basarnas Cilacap pada pukul 18.10 WIB.
Basarnas bersama tim SAR gabungan tetap berharap ada kabar baik dari upaya pencarian yang melibatkan berbagai pihak ini.