BOGOR, CEKLISSATU- Polres Bogor, menahan guru spiritual atau dukun berinisial AN, seorang pelaku pengobatan alternatif di Danau Kuari, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor.

Pengobatan alternatif yang berujung tewasnya tiga pemuda asal Rumpin, tersebut membawa AN sebagai tersangka.

Dari keterangan AN, polisi mendapatkan informasi bahwa pengobatan alternatif yang dilakukan pelaku itu juga menjadi ladang untuk mencari uang.

Baca Juga : Ungkap Kasus Ritual Pengobatan Alternatif Berujung Maut

Dimana saat pengobatan dilakukan, pelaku berusia 51 tahun itu menjual minyak gondo mayit yang diklaim bisa membantu penyembuhan seharga Rp2 juta.

"Minyak gondo mayit ini dijual pelaku Rp2 juta. Digunakan dengan cara disiram sambil dimandikan di Danau Kuari," ungkap Kapolres Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro, Selasa 18 Juli 2023.

Rio menjelaskan, korban berinisial Dv (20) mengalami gangguan mental. Pihak keluarga yang bingung mencari pengobatan, akhirnya membawa korban ke AN.

Setibanya di kediaman AN, korban diarahkan untuk dibawa ke Danau Kuari dengan alasan pelaku bahwa korban tidak bisa diobati dengan cara yang biasa.

"Untuk persoalan kenapa ke Danau Kuari, itu masih kita dalami," tegas Rio.

Pada saat pengobatan, Dv berontak hingga terpeleset dan masuk ke dalam danau yang mengakibatkan dirinya tenggelam.

Melihat hal itu, Rio menyebut bahwa rekannya yang mengantar bersama keluarga, yakni Bad (25) dan Ce (25) yang berniat menolong, ikut masuk ke dalam danau hingga ketiganya tewas.

Sekedar diketahui, peristiwa itu terjadi saat pengobatan alternatif dilakukan AN bersama korban di Danau Kuari, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor pada Kamis malam pekan lalu.

ERUL