BOGOR, CEKLISSATU - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS Ketenagakerjaan) Cabang Jakarta Grogol meyerahkan secara simbolis kartu perlindungan petugas Sensus Ekonomi 2026 BPS wilayah Jakarta barat di Ruang MH Thamrin, Kantor Wali Kota, Senin (15/6).


Sebanyak 1.648 petugas lapangan Badan Pusat Statistik (BPS) Jakarta Barat yang bertugas dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 kini mendapatkan perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan.

Perlindungan tersebut diberikan melalui Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) guna memberikan rasa aman selama menjalankan tugas pendataan di lapangan.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Buaran Masifkan Sosialisasi Kepada Kader Dasawisma

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jakarta Grogol, Multanti mengatakan perlindungan itu merupakan bentuk dukungan terhadap petugas sensus yang memiliki peran strategis dalam menghasilkan data ekonomi yang akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan.

"Petugas Sensus Ekonomi merupakan garda terdepan dalam mengumpulkan data yang menjadi fondasi perencanaan pembangunan. Karena mereka bekerja langsung di lapangan dan memiliki risiko kerja, sudah semestinya memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan," ujar Multanti.


Menurutnya, dengan adanya perlindungan JKK dan JKM, para petugas dapat bekerja lebih tenang karena memiliki jaminan apabila mengalami kecelakaan kerja maupun risiko meninggal dunia selama masa penugasan.

Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di wilayah Jakarta Barat berlangsung sejak 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 dengan melibatkan 1.648 petugas lapangan yang bertugas melakukan pendataan di seluruh wilayah Jakarta Barat. Data yang dihimpun melalui sensus ini akan menjadi dasar dalam memotret perkembangan perekonomian daerah, mulai dari perubahan pola konsumsi masyarakat, pertumbuhan ekonomi digital, hingga pergeseran struktur lapangan usaha.

Multanti menambahkan, perlindungan BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya diperuntukkan bagi pekerja sektor formal, tetapi juga mencakup pekerja non-ASN maupun petugas yang menjalankan tugas pelayanan publik dengan tingkat risiko tertentu. 


"Kami mengapresiasi komitmen BPS wilayah Jakarta Barat yang memberikan perhatian terhadap perlindungan sosial bagi para petugasnya. Dengan adanya jaminan ini, mereka dapat lebih fokus menjalankan tugas sehingga menghasilkan data yang berkualitas bagi pembangunan daerah," katanya.


BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jakarta Grogol, akan terus memperluas cakupan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi berbagai segmen pekerja, langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan rasa aman dalam bekerja, mendorong produktivitas, serta memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat. ujar Multanti