BOGOR, CEKLISSATU – Dalam peringatan Hari Batik Nasional, Kota Bogor tampil istimewa dengan menggelar acara yang mampu menarik perhatian tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga berpotensi mendapat sorotan nasional dan internasional.
Penjabat (PJ) Wali Kota Bogor, Hery Antasari, menjelaskan bahwa kali ini peringatan tersebut dirayakan dengan cara yang berbeda.
Sebuah kain batik sepanjang lebih dari empat kilometer, yang menampilkan berbagai corak dan motif khas Kota Bogor, dibentangkan mengelilingi Kebun Raya Bogor.
"Kota Bogor kali ini sangat istimewa karena kita tidak semata-mata mewajibkan atau secara inisiatif menggunakan pakaian batik dalam sehari saja,” ungkapnya.
Baca Juga : Kebun Raya Bogor Ajak Masyarakat Berdonasi Lewat Event Lari di Kebun
“Tetapi kita memberikan makna lebih dengan satu event yang luar biasa ini dengan niatan kita bisa didengar oleh nasional maupun internasional, bukan hanya lokal saja," ujar Hery saat ditemui di lokasi acara pada Rabu (2/10).
Menurut Hery, acara ini merupakan momen yang sangat berharga karena diinisiasi oleh masyarakat dan komunitas Kota Bogor.
Acara ini juga melibatkan banyak pihak, termasuk sekolah-sekolah, yang menjadikannya contoh kolaborasi lintas sektor atau yang disebut dengan pendekatan pentahelix.
"Saya pikir ini baru pertama kali terjadi ya, dan ini merupakan inisiasi dari masyarakat dan komunitas. Melibatkan banyak sekolah dan lain sebagainya,” tuturnya.
Baca Juga : Kebun Raya Bogor Menerima Cinderamata Kujang Pusaka dari IPSI Kota Bogor
“Jadi ini bentuk pentahelix yang sesungguhnya di mana inisiasi pelaksanaan dan lain sebagainya berasal dari masyarakat dan komunitas," tambah Hery.
Lebih lanjut, Hery berharap agar kegiatan serupa dapat terus dilestarikan dan diadakan setiap tahun.
Meskipun masa jabatan Hery sebagai PJ Wali Kota Bogor akan berakhir pada Februari tahun depan, ia berharap acara ini tetap bisa berlangsung sebagai tradisi yang mengangkat budaya batik di Kota Bogor.
"Ini harus dilestarikan, mudah-mudahan tiap tahun. Dan saya titip juga kepada teman-teman, kepada para pejabat yang akan melanjutkan menjadi wali kota tahun depan,” ucapnya.
“Meskipun wali kotanya bukan saya, harapan saya mudah-mudahan acara ini tetap diadakan setiap tahun," tambahnya.
Peringatan Hari Batik Nasional kali ini berhasil menarik perhatian masyarakat, sekaligus menegaskan komitmen Kota Bogor dalam melestarikan budaya batik yang menjadi warisan nasional. (Febrian Batara Aditya Rahman)