JAKARTA, CEKLISSATU – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah mendapatkan laporan dari beberapa balai besar, yang meminta pihaknya untuk mencegah distribusi makan tidak layak konsumsi untuk program makan bergizi gratis.
Kepala BPOM Taruna Ikrar mengatakan, laporan tersebut akan diteruskan ke unit-unit terkait, agar tidak disalurkan di menu makan bergizi gratis.
“Untuk menghindari timbulnya kepanikan, kami tidak akan menyebutkan nama dimana distribusi untuk menu makan bergizi gratis itu dibagikan,” kata dia saat konferensi pers bersama Polri di Jakarta, Jumat 10 January 2025.
Baca Juga : Harga Cabai di Pasar Jambu Dua Masih Diatas Rp. 100.000 Perkilogram, Komoditas Lain Stabil
"Ada sayur yang basi intinya begitu, sayur yang basi ini kita cegah untuk tidak diminum, tidak didistribusikan itu contohnya," tambahnya.
BPOM mendapatkan 13 tugas di program makan bergizi gratis, antara lain mengevaluasi produk yang diberikan dan dapur sumber menu tersebut.
Sementara itu, Kepala Polri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyebutkan, salah satu peran Polri dalam program makan bergizi gratis adalah rekrutmen bintara kompetensi khusus (bakomsus).
Baca Juga : Polres Bogor Ungkap Peredaran Narkoba, Dua Pelaku Diamankan dan Sabu Senilai 7 Miliar Disita
"Bagi yang memiliki kemampuan di bidang gizi, termasuk di bidang pangan ya untuk kemudian itu bisa digunakan untuk menjadi personel-personel yang juga ikut membantu mengawaki, termasuk dalam pengawasan ada beberapa personil kami juga ikut di dalamnya," kata dia.