JAKARTA, CEKLISSATU - Sebanyak 248 dokter yang tergabung dalam Program Internship Dokter Indonesia (PIDI) mengikuti sosialisasi manfaat Jaminan sosial ketenagakerjaan (Jamsostek) di Surabaya, pada 19-20 November 2023 yang terbagi dalam beberapa sesi di 31 kota seluruh Indonesia.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam kepada dokter muda terkait program dan manfaat BPJS Ketenagakerjaan dalam mendukung kesejahteraan mereka selama masa internsip.
Program ini dikelola Direktorat Pendayagunaan Tenaga Kesehatan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
Kegiatan berlangsung di Hotel Grand Mercure Mirama Darmo, Surabaya. Para peserta dengan antusias mendapatkan informasi manfaat Jamsostek. Salah satunya adalah jaminan kecelakaan kerja (JKK).
Kegiatan ini dilaksanakan sosialisasi manfaat program serta diskusi setiap masing – masing program serta menyoroti pentingnya perlindungan kesejahteraan bagi dokter muda selama masa internsip dan perjalanan karier mereka.
Ini adalah program perlindungan yang melindungi pekerja dan keluarganya dari kehilangan penghasilan.
Jika pekerja mengalami risiko kerja, maka pekerja akan mendapatkan pengobatan dengan pelayanan maksimal. Tak hanya itu, mereka juga akan mendapatkan pengganti honor agar keluarga tetap mendapatkan pemasukan ekonomi dan melanjutkan kehidupan.
Jika peserta program mengalami kecelakaan kerja yang mengakibatkan kematian, maka ahli waris akan mendapatkan manfaat sebesar 48 gaji yang dilaporkan ke BPJAMSOSTEK, plus beasiswa pendidikan untuk anaknya yang sedang sekolah sampai jenjang sarjana.
Ada pula program jaminan kematian yang diberikan kepada keluarga peserta program jika peserta mengalami kematian.
Sosialisasi ini diharapkan dapat menumbuhkan optimisme para dokter dalam menjalankan tugasnya. Mereka bisa sungguh-sungguh melayani masyarakat, tanpa harus mengkhawatirkan risiko kerja dan dampak turunannya.
Semua tenaga medis harus terdaftar dan semua bisa mengikuti program yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan. Karena mereka akan merasa aman dan nyaman dalam bekerja setelah terlindungi dari program tersebut.
Suhuri selaku Kepala kantor Cabang Plaza BPJamsostek mengungkapkan, pihaknya berkomitmen untuk mendukung dokter internsip dalam menjalani masa pembekalan mereka.
"Melalui program sosialisasi ini, kami ingin memastikan mereka memiliki pemahaman yang kuat tentang perlindungan kesejahteraan yang dapat diperoleh melalui BPJS Ketenagakerjaan.
BPJS Ketenagakerjaan percaya bahwa pemahaman yang baik tentang perlindungan kesejahteraan akan menjadi pondasi yang kokoh dalam membangun karier dokter muda yang berkualitas," katanya.