JAKARTA, CEKLISSATU.COM -- Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) bersama Garena Indonesia menghadirkan Booth Ekraf Garena dalam Bazar Harmoni Imlek Nasional 2026, berlangsung pada 22 Februari hingga 1 Maret 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta.
Kehadiran booth ini menjadi ruang bagi developer gim Indonesia untuk memperkenalkan karya mereka secara langsung kepada masyarakat, sekaligus menunjukkan potensi dan kreativitas talenta gim nasional.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar mengatakan, subsektor gim memiliki potensi besar dalam menciptakan nilai tambah ekonomi sekaligus membuka peluang bagi talenta digital Indonesia.
Baca Juga: Tempat Hiburan Malam di Jakarta Wajib Tutup 1 Hari Sebelum Ramadan hingga Hari Kedua Idulfitri
“Partisipasi talenta gim lokal dalam ruang publik seperti Festival Imlek Nasional menunjukkan bahwa karya kreatif Indonesia semakin inklusif dan dekat dengan masyarakat," ungkap Irene dalam keterangan resminya.
"Kolaborasi dengan mitra industri seperti Garena menjadi langkah strategis untuk memperkuat ekosistem gim nasional, meningkatkan kapasitas talenta, serta memperluas akses pasar bagi developer Indonesia,” tambah Irene.
Sementara itu, Country Head Garena Indonesia, Hans Saleh menyebutkan kolaborasi Ekraf, Garena merupakan bagian dari komitmen bersama dalam mendukung pengembangan talenta gim Indonesia dan memperkuat ekosistem industri gim nasional.
Baca Juga: Wakil Ketua ICCN Raffi Ahmad Kunjungi Subang dan Akan Bawa Harapan Baru bagi Ekraf Lokal
“Melalui Booth Ekraf Garena, kami menghadirkan gim karya developer Tanah Air yang merupakan binaan Ekraf dan Garena, sehingga pengunjung dapat melihat dan memainkan langsung karya talenta lokal,” ucapnya.
Dalam Booth Ekraf Garena, ditampilkan tujuh gim karya developer Indonesia yang merupakan gabungan gim binaan Ekraf dan Garena.
Tiga gim binaan Ekraf yang ditampilkan adalah Need For Seat, gim balap kasual unik yang menggunakan kursi kantor sebagai kendaraan utama dan menghadirkan pengalaman balapan yang tidak konvensional;
Baca Juga: Terobosan Baru Ekraf Warnai Akhir Tahun dengan Gebrakan Inspiratif
Barongsway, gim kooperatif yang memungkinkan dua pemain berperan sebagai barongsai dan bergerak secara sinkron untuk melewati berbagai tantangan, yang merupakan hasil Program Global Game Jam 2026 Malang;
serta Cats & Osaka, gim eksplorasi interaktif yang mengajak pemain menemukan karakter kucing tersembunyi di lingkungan bertema kota Osaka dengan visual yang menarik dan pendekatan permainan yang santai.
Selain itu, empat gim lainnya merupakan pemenang Garena Game Jam 3, yaitu Let Neigh Out! karya tim Universitas Indonesia sebagai Juara 1, Fall Through karya tim Universitas Indonesia sebagai Juara 2;
Baca Juga: Komite Ekraf Kabupaten Bogor Hadirkan Pameran Produk dan Jasa Ekraf Melalui Virtual Reality Showcase
Get Flagged karya tim Institut Teknologi Bandung sebagai Juara 3, serta No Cats Work as Expectations karya developer individu dari Politeknik Negeri Malang sebagai Most Creative Team.
Gim-gim ini mengusung tema Nothing Works as Expected, yang menghadirkan pengalaman bermain unik dan kreatif dengan pendekatan yang tidak biasa, serta diperkaya elemen visual bernuansa perayaan Imlek.
Ke depan, Hans berharap kolaborasi seperti ini dapat terus berkembang. Karenanya, Ia optimis industri gim Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat global. Ditambah dengan adanya dukungan pemerintah melalui Kementerian Ekraf terhadap industri gim.
Baca Juga: Kabekraf dan ACSI Bikin Pengusaha Ekraf Melek Cuan dengan Literasi Keuangan
"Dari pengamatan kami, talenta _developer_ gim Indonesia memiliki potensi dan kreativitas yang tidak kalah dibandingkan dengan negara lain. Artinya, gim dalam negeri memiliki kesempatan untuk mendapatkan perhatian di tingkat regional maupun global," jelasnya.
“Kami berharap talenta digital Indonesia, khususnya di industri gim, dapat semakin kompetitif di tingkat global. Dengan dukungan ekosistem yang semakin kuat, kolaborasi lintas sektor, serta peningkatan kapasitas talenta, kami optimistis industri gim tanah air memiliki masa depan yang cerah,” tutupnya.