BOGOR, CEKLISSATU — Kota Bogor kembali menghadirkan ruang budaya yang hangat dan sarat makna melalui JAZZ HUJAN, sebuah perayaan musik yang tak sekadar menyuguhkan pertunjukan, tetapi menghadirkan pengalaman kebersamaan yang intim dan personal. Dengan mengusung konsep intimate experience, JAZZ HUJAN menjadikan musik sebagai jembatan emosional antara musisi dan penonton.
JAZZ HUJAN merupakan inisiatif Wali Kota Bogor Dedie Abdu Rachim bersama Yantie Rachim, sebagai upaya menghadirkan ruang budaya berkualitas sekaligus mendorong pertumbuhan sektor seni dan ekonomi kreatif di Kota Bogor. Event ini diharapkan dapat berkembang menjadi agenda tahunan yang ikonik dan dinantikan masyarakat.
Penyelenggaraan JAZZ HUJAN digarap oleh DF & Co dan SET Production, dengan Dinna Fajrina sebagai Ketua Pelaksana sekaligus Promotor, serta didukung Harlan Bengardi sebagai Penasihat.
Baca Juga: Konferensi Pers Jelang Pertunjukan Jazz Hujan
“JAZZ HUJAN bukan hanya tentang pertunjukan musik, tetapi tentang bagaimana sebuah acara budaya mampu menjadi pengungkit ekonomi kreatif. Kami ingin musik menjadi ruang bertemunya seniman, pelaku UMKM, komunitas, dan masyarakat agar tercipta dampak ekonomi yang nyata dan berkelanjutan,” ujar Wali Kota Bogor Dedie Abdu Rachim.
Ia menambahkan, JAZZ HUJAN diharapkan tumbuh sebagai event tahunan kebanggaan Kota Bogor.
Intimate Experience sebagai Ruh Acara
Konsep intimate experience menjadi jiwa utama JAZZ HUJAN. Ketua Pelaksana sekaligus Promotor, Dinna Fajrina, menegaskan bahwa keintiman dalam acara ini tidak sekadar soal jarak fisik antara musisi dan penonton.