“Intimate adalah soal kedekatan emosional. Kami ingin penonton merasa nyaman, diterima, dan benar-benar terhubung dengan musik yang disajikan. Suasananya hangat dan personal, seperti berkumpul di rumah sendiri,” jelas Dinna.
Nilai keintiman ini diterjemahkan oleh seluruh unsur penyelenggara, mulai dari petugas keamanan, usher, hingga Liaison Officer (LO), sehingga pengalaman penonton terasa utuh, baik di dalam maupun di luar panggung.
Bogor yang Guyub, Rumah bagi JAZZ HUJAN
Sebagai Penasihat JAZZ HUJAN, Harlan Bengardi menilai karakter Kota Bogor sangat selaras dengan ruh jazz dan konsep keintiman yang diusung.
Baca Juga: Dua Lagu Baru Bermakna Kehidupan Nyata Produksi CAMP Studio Sudah Dirilis
“Bogor adalah kota yang guyub, hangat, dan romantis. Warganya gemar berkumpul dan menikmati kebersamaan—nilai yang sangat dekat dengan semangat jazz,” ungkapnya.
Menurut Harlan, JAZZ HUJAN hadir bukan sekadar konser, melainkan ruang temu budaya yang menghubungkan manusia, kota, dan kenangan, sekaligus memperkuat identitas Bogor sebagai kota budaya.
Deretan Musisi Lintas Generasi
JAZZ HUJAN menghadirkan jajaran musisi dan penampil lintas generasi yang merepresentasikan kekayaan jazz dan seni pertunjukan Indonesia. Di antaranya Indra Lesmana, Eva Celia, Chandra Darusman, Rafli Pradanto, Camone Sun, Agung Zulhen Trio, INFINTY, Aira, serta Serella Dance.