JAKARTA, CEKLISSATU.COM - Nyeri otot setelah bangun tidur adalah keluhan yang cukup umum dialami banyak orang. 

Kondisi nyeri otot itu biasanya ditandai dengan rasa tegang, pegal, atau sulit digerakkan pada bagian tubuh tertentu seperti leher, punggung, atau bahu. 

Meski sering dianggap sepele, otot nyeri bisa mengganggu aktivitas di pagi hari jika terjadi terus-menerus.

Baca Juga: Ini Manfaat Buah Pisang Untuk Kesehatan, Bisa Meningkatkan Kesuburan Pria

Penyebab otot kaku saat bangun tidur
1. Posisi Tidur yang kurang tepat
Tidur dengan bantal yang terlalu tinggi atau terlalu rendah, serta kasur yang tidak mendukung postur tubuh, dapat membuat otot berada dalam posisi tegang sepanjang malam. 

Selain itu, kurangnya pergerakan saat tidur juga menyebabkan aliran darah ke otot tidak optimal.

2. Kelelahan
Faktor lain yang memicu otot nyeri adalah kelelahan otot akibat aktivitas fisik berlebihan pada hari sebelumnya. Misalnya, olahraga yang terlalu intens tanpa pemanasan atau pendinginan yang cukup. 

3. Stres dan kurang tidur juga dapat memperburuk kondisi ini karena memengaruhi ketegangan otot secara keseluruhan.

4. Dehidrasi 
Kondisi tubuh yang dehidrasi juga berperan dalam munculnya otot nyeri. Saat tubuh kekurangan cairan, fungsi otot menjadi kurang maksimal sehingga lebih mudah mengalami kekakuan. 

5. Kekurangan mineral 
Tubuh kurang mineral seperti magnesium dan kalium dapat memicu kontraksi otot yang tidak normal.

Cara mengatasi nyeri otot setelah bangun tidur
1.Tidurlah dengan posisi netral, seperti telentang dengan bantal di bawah lutut atau miring dengan bantal di antara kedua kaki.
2. Gunakan kasur dan bantal yang menopang tubuh dengan baik agar otot tidak tegang saat tidur.
3. Lakukan peregangan ringan sebelum tidur dan setelah bangun untuk melancarkan aliran darah dan menurunkan risiko nyeri otot setelah tidur.
4. Kompres area tubuh yang terasa nyeri dengan air hangat atau dingin selama 10–15 menit.
5. Mandi atau berendam air hangat sebelum tidur untuk membantu otot lebih rileks.
6. Minum air yang cukup dan konsumsi makanan kaya elektrolit, seperti pisang atau sayuran hijau.
7. Hindari olahraga berat tanpa pemanasan dan tingkatkan aktivitas fisik secara bertahap.

Baca Juga: Suka Konsumsi Buah Naga? Ini Manfaat yang Bakal Kamu Dapat

Selain itu, pola makan juga berpengaruh. Konsumsi makanan yang kaya magnesium seperti kacang-kacangan, pisang, dan sayuran hijau dapat membantu menjaga kesehatan otot. 

Asupan protein yang cukup dari telur, ikan, atau daging tanpa lemak juga penting untuk memperbaiki jaringan otot.

Dengan menjaga pola tidur, rutin berolahraga, serta mengonsumsi makanan bergizi, risiko otot kaku saat bangun tidur dapat diminimalkan. 

Jika keluhan terus berlanjut atau disertai nyeri hebat, sebaiknya segera konsultasikan dengan tenaga medis untuk mendapatkan penanganan yang tepat.