BOGOR, CEKLISSATU – Pj Bupati Bogor Bachril Bakri melakukan pengecekan pasokan pupuk dan berdialog santai dengan kelompok tani di Desa Purwasari, Kecamatan Dramaga, Rabu (5/2).
Pj. Bupati Bogor juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga beras agar tidak terjadi inflasi pada komoditas tersebut.
Selain itu, Bachril juga menyinggung tentang upaya diversifikasi tanaman, seperti tumpang sari cabai, yang dapat membantu para petani meningkatkan hasil pertanian mereka.
"Kami berharap cabai yang ditanam di daerah ini dapat membantu menjaga stabilitas harga pangan menjelang lebaran," katanya.
Baca Juga: Jaga Distribusi Pupuk Bersubsidi di Bogor, Kopgim Lakukan Ini
Bachril Bakri juga mengingatkan pentingnya pengaturan distribusi pupuk yang sesuai dengan regulasi yang ada.
Serta mendukung petani dalam mendapatkan akses yang lebih mudah terhadap pupuk subsidi.
"Kami akan terus berupaya agar petani di Kabupaten Bogor mendapatkan dukungan yang maksimal, baik dari segi benih, pupuk, maupun bantuan lainnya," jelasnya.
Dengan adanya berbagai upaya itu, diharapkan sektor pertanian di Kabupaten Bogor dapat terus berkembang, serta mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani.
Baca Juga: Buruan Sae Mampu Tekan Inflasi dan Tingkatkan Ketahan Pangan Kota Bandung, Ini Contohnya
Pada kesempatan itu juga, Bachril menyerahkan bantuan dari Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bogor berupa 100 goodie bag cabai serta 10.000 benih ikan nila yang akan dibagikan kepada dua kelompok tani setempat.
“Bantuan ini diharapkan dapat mendukung keberagaman komoditas yang ada di Kabupaten Bogor dan meningkatkan kesejahteraan petani,” ujarnya.
Selain itu, Bachril Bakri juga menegaskan, dengan menggunakan varietas padi unggul IPB 3S, hasil produksi mencapai 11 ton per hektar. Seluruh wilayah ini memiliki luas 150 hektar, dan jika di kalikan dengan 11 ton per hektar, maka diperkirakan hasil panen pada hari ini mencapai 330 ton.
Baca Juga: Langkah Nyata Pemkab Bogor Tekan Inflasi, Lakukan Gerakan Tanam Padi Bersama Petani Parung Panjang
“Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan beras di Kabupaten Bogor, khususnya menjelang bulan Ramadan dapat tercukupi,” katanya.