BOGOR, CEKLISSATU.COM – Ratusan sopir angkot yang berdemo di halaman Balai Kota Bogor pada Kamis (23/10/2025) sejak pagi, akhirnya bertemu dan berdialog langsung dengan perwakilan Pemerintah Kota Bogor.
Perwakilan sopir angkot yang diwakili Rusdian ditemui langsung oleh Asisten Pemerintahan Kota Bogor, Eko Prabowo.
Dalam kesempatannya berdialog tersebut Rusdian mengatakan telah menyampaikan beberapa aspirasinya salah satunya penghentian penangkapan angkot.
Baca Juga: Sopir Angkot Kota Bogor Mogok Massal, Penumpang Mengeluh Tak Bisa Bepergian ke Pusat Kota
“Yang lebih penting adalah penangkapan, pengandangan angkot akan di hentikan, itu permintaan kami tadi di dalam yang akan disampaikan kepada Bapak Wali Kota,” ujarnya kepada wartawan.
Menurut Rusdian armada yang dikandangin saat ini sudah ada puluhan yang ditangkap begitu saja.
“Begitu ditangkap dikasih surat tilangnya di kantor, itumenyalahi aturan dan kami tadi protes di dalam. Kami meminta dengan tegas bahwa kalau misalkan besok (Jumat, 24/10/2025) atau Sabtu (25/10/2025) mobil yang dikandangin tidak dikeluarkan, maka hari Senin kami akan geruduk ke Dinas bukan ke sini (Balaikota) karena disini kami hanya ingin menunggu jawaban dari aspirasi kami,” ujarnya.
Selain itu, terkait dengan penghapusan angkot diatas 20 tahun, pihaknya tetap menolak terkecuali dengan program reduksi.
Kami jelas menolak penghapusan angkot. Program reduksi boleh berjalan, namun kami meminta peremajaan angkot tidak harus menggunakan mobil baru. Yang penting, usia kendaraan di atas 20 tahun diganti dengan unit yang lebih muda, misalnya keluaran tahun 2015-2017. Kami meminta seperti itu karena tidak semua sopir memiliki kemampuan finansial untuk membeli mobil baru,” ucapnya.
Usai mendengarkan hasil dialog dari koordinator aksi, massa pun berangsur membubarkan diri dengan tertib.