BOGOR, CEKLISSATU.COM - Peristiwa langka di Kebun Raya Bogor (KRB) menjadi perhatian masyarakat khususnya para pengunjung KRB, betapa tidak, Bunga bangkai (Amorphophallus titanum) berasal dari umbi berusia lebih dari 35 tahun yang pertama kali ditanam pada 1992 dan terakhir mekar pada 2014.kembali mekar di Kebun Raya Bogor.
General Manager Corporate Communication Kebun Raya, Zaenal Arifin, menyampaikan apresiasi kepada para peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang konsisten menjaga konservasi tanaman langka tersebut selama lebih dari tiga dekade.
“Kami tentu memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada peneliti BRIN, khususnya peneliti bunga bangkai Amorphophallus titanum, yang berhasil mengonservasi umbi ini selama lebih dari 30 tahun. Umbi ini ditanam oleh Pak Wiher pada 1992 dan hingga kini tetap terawat serta bisa mekar dengan sempurna,” ujar Zaenal.
Baca Juga: Bunga Bangkai yang Tumbuh di Kebun Raya Bogor Diprediksi Mekar dalam Tiga Hari Kedepan
Ia menjelaskan, mekarnya bunga bangkai kali ini menjadi momentum langka karena membutuhkan waktu panjang. Mekar tahun ini merupakan yang keenam sejak ditanam dan terjadi setelah jeda 12 tahun.
“Umbi ini terakhir mekar pada 2014. Artinya butuh waktu 12 tahun untuk kembali mekar, dan ini merupakan mekarnya yang keenam. Bagi kami sebagai mitra pengelola, ini juga menjadi momentum edukasi bagi pengunjung,” katanya.
Menurut Zaenal, pihak pengelola juga memberikan perhatian khusus terhadap keselamatan pengunjung, mengingat posisi bunga berada di area yang lebih tinggi.