Selain itu, pengelolaan sumber daya air, khususnya Setu Gunung Putri, juga diminta untuk segera ditangani agar dapat dimanfaatkan secara optimal.
Baca Juga: FWBS Tanam Pohon di Cisadane, Sekda Kabupaten Bogor Dorong Peran Wartawan Jaga Lingkungan
"Selain infrastruktur, percepatan legalitas lahan melalui program redistribusi tanah agar masyarakat memiliki kepastian hukum atas kepemilikan lahan harus diprioritaskan," ucap Rudy Susmanto.
"Agar tidak ada lagi jawaban “masih dalam proses” tanpa kepastian waktu,” tegas Rudy Susmanto.
Di bidang perhubungan, Rudy Susmanto menginstruksikan pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) agar wilayah Gunung Putri tidak lagi gelap pada malam hari.
Baca Juga: Wabup Jaro Ade Ajak Warga Cileuksa Kabupaten Bogor Perkuat Gotong Royong serta Jaga Lingkungan
Sementara BPBD bersama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan diminta mengkaji pengadaan kapal wisata di Setu Gunung Putri yang dapat berfungsi ganda, baik untuk penanganan bencana maupun untuk mendukung sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat.
Dinas Lingkungan Hidup untuk melakukan penghijauan kawasan Gunung Putri yang selama ini identik dengan kawasan industri.
Salah satu program yang didorong adalah pembagian bibit buah ke rumah-rumah warga agar dalam satu hingga dua tahun ke depan, Gunung Putri dapat berkembang menjadi sentra buah.
Baca Juga: Atasi Macet Depok–Bojonggede, Pemkab Bogor dan Pemkot Depok Bangun Underpass Citayam
Tak kalah penting, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) diminta mendorong transformasi kantor desa menjadi kantor desa digital.
Selain itu, penguatan identitas wilayah, khususnya di Exit Tol Gunung Putri sebagai salah satu gerbang masuk Kabupaten Bogor.