BOGOR, CEKLISSATU.COM - Semarak Kebudayaan di Cibinong menjadi panggung bagi Kabupaten Bogor untuk memperkenalkan kekayaan tradisi daerah yang telah diakui nasional.
Semarak kebudayaan itu menampilkan berbagai budaya, mulai dari Pencak Silat Cimande, Angklung Gubrag, Seni Cibatok, hingga Laksa Cihideung.
Semarak kebudayaan itu juga menjadi rangkaian untuk memperingati Hari Kebudayaan Nasional tingkat Kabupaten Bogor, di Alun-Alun Kabupaten Bogor, Cibinong, Minggu (18/10/2026).
Baca Juga: Misi Budaya Kabupaten Bogor Menembus Eropa, 26 Anak Siap Tampil di Festival Hungaria dan Serbia
Berbagai pentas dan pertunjukan kebudayaan dihadirkan untuk masyarakat, seperti tari-tarian sunda, silat, dan yang lainnya. Penghargaan juga diserahkan kepada beberapa penggiat Kebudayaan.
Kegiatan yang berlangsung di tengah aktivitas Car Free Day (CFD) tersebut juga menjadi ruang kolaborasi bagi berbagai sanggar seni dan budaya untuk memperkenalkan kekayaan tradisi daerah kepada masyarakat.
Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bogor, Titi Sugiarti menjelaskan, semarak kebudayaan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkenalkan sekaligus mengapresiasi warisan budaya daerah yang telah mendapatkan penetapan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) tingkat nasional.
Baca Juga: Musik Tradisi Nusantara Didorong Jadi Industri Budaya, FMTI 2026 Dibuka dari Bogor Lewat Sangitaloka
"Adapun warisan budaya yang mendapat pengakuan tersebut meliputi Pencak Silat Cimande, Angklung Gubrag, Seni Cibatok, serta Laksa Bogor, khususnya Laksa Cihideung," jelasnya.
Titi melanjutkan, selain menampilkan berbagai pertunjukan seni dan budaya, hari ini juga dilaksanakan penyerahan Warisan Budaya Takbenda yang telah ditetapkan di tingkat nasional.
"Ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kita untuk terus menjaga dan melestarikan kekayaan budaya Kabupaten Bogor," ucapnya.
Baca Juga: Bandung Punya Pusat Kebudayaan Tionghoa, Dedi Mulyadi: Jadi Destinasi Wisata Baru dengan Sentuhan Budaya Sunda
Titi berharap generasi muda, khususnya di Kabupaten Bogor, semakin mencintai dan melestarikan berbagai kekayaan budaya lokal.
Terlebih, Kabupaten Bogor memiliki 55 cagar budaya yang perlu dijaga keberadaan dan kelestariannya.
"Ke depan, kami berharap kebudayaan dapat berkolaborasi dengan sektor pariwisata dan sektor lainnya sehingga tidak hanya memperkuat identitas daerah, tetapi juga mampu memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat disekitarnya," harap Titi.
Baca Juga: Pedagang CFD Cibinong Kompak Berkebaya dan Berpangsi, Bupati Bogor: Kembalikan Marwah Budaya Sunda
Melalui semarak kebudayaan itu, Pemkab Bogor berharap kekayaan seni, tradisi, dan warisan budaya daerah semakin dikenal luas serta terus diwariskan kepada generasi mendatang.