BOGOR, CEKLISSATU –Puskesmas Mangkuluhur Citeureup beroperasi kembali mulai hari ini, Senin (27/7/2026), pascakebakaran Oktober 2024 lalu. Hal ini ditandai dengan diresmikannya puskesmas di jalan Puspa Negara tersebut oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto.
Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor memastikan pelayanan di Puskesmas Cileungsi terus ditingkatkan pascakebakaran yang sempat membuat layanan rawat inap dihentikan. Saat ini Instalasi Gawat Darurat (IGD) telah beroperasi selama 24 jam, sementara layanan rawat inap ditargetkan kembali aktif pada Agustus 2026 setelah proses rekredensial BPJS selesai.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Fusia Meidiawaty, menjelaskan puskesmas akan menangani pasien dengan penyakit yang masih dapat ditangani di fasilitas kesehatan tingkat pertama.
"Seperti demam yang tidak berat, demam berdarah ringan, maupun pasien dengan keluhan muntah-muntah. Penyakit-penyakit tersebut masih bisa ditangani di puskesmas," ujar Fusia.
Ia menegaskan, apabila kondisi pasien membutuhkan penanganan lebih lanjut, tenaga medis akan melakukan stabilisasi terlebih dahulu sebelum merujuk pasien ke rumah sakit.
"Kalau memang pasien memerlukan perawatan lebih lanjut, stabilisasinya dilakukan di sini, kemudian baru dirujuk ke rumah sakit," katanya.
Untuk tahap awal, Puskesmas Cileungsi akan memiliki kapasitas 12 tempat tidur. Namun, layanan rawat inap baru dapat melayani pasien peserta BPJS setelah proses rekredensial selesai.
"Setelah kebakaran, statusnya menjadi rawat jalan. Sekarang kami sedang mengembalikan lagi menjadi puskesmas rawat inap. Insya Allah pada Agustus proses rekredensial selesai sehingga bisa kembali melayani pasien BPJS untuk rawat inap," jelasnya.
Meski layanan rawat inap masih menunggu proses administrasi, masyarakat tidak perlu khawatir karena layanan IGD telah dibuka selama 24 jam untuk memberikan penanganan kegawatdaruratan.