“Kami Pemkot Bogor sudah menyiapkan lahannya dari pembebasan tahun anggaran 2025 kemarin, kemudian sekarang masuk ke fase berikutnya,” jelasnya. 

Saat ini, Pemkot masih menunggu proses lelang konstruksi dari Pemprov Jawa Barat. Jika seluruh tahapan administrasi rampung, pengerjaan fisik proyek diperkirakan berlangsung selama enam hingga tujuh bulan. 
Dedie berharap dukungan masyarakat agar proyek berjalan lancar dan dapat segera dimanfaatkan warga, khususnya mereka yang selama ini terdampak terganggunya akses Jalan Saleh Danasasmita. 

“Mohon doa dari masyarakat untuk kelancaran proyek ini. Ini semata-mata agar kita bisa membantu masyarakat yang selama ini aksesnya terganggu,” jelasnya.  

IMG-20260225-WA0016.webp

Sebelumnya, Pemkot mengupayakan jalur alternatif yang lebih dekat dan dapat diakses oleh warga terdampak longsor di Jalan Saleh Danasasmita. 

Sebelumnya jalur alternatif yang dapat dilalui masyarakat adalah melalui Jalan Cipinang Gading, yang tembus ke Bogor Nirwana Residence (BNR). Namun, karena ruas jalan yang tidak terlalu besar serta meningkatnya jumlah kendaraan, lalu lintas di jalur tersebut menjadi padat. 

Pemkot melalui Dishub berkomunikasi dengan pengembang untuk membuka akses dari perumahan Perumahan Pakuan Hill. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil. Saat ini, Perumahan Pakuan Hill sudah dapat diakses oleh warga. Namun, karena daerah tersebut merupakan kawasan permukiman, terdapat syarat dan ketentuan bagi warga yang ingin melintas. 

Baca Juga: Membahayakan, Jalur Motor di Jalan Danasasmita Batutulis Kota Bogor Kembali Retak

"Jadi, akses jalan hanya diperbolehkan untuk sepeda motor atau kendaraan roda dua. Selain itu, ada jam operasional yang harus dipatuhi, dan kendaraan dengan knalpot brong dilarang melintas," ujar Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin. 

Aturan jalur alternatif melalui Pakuan Hill ini yakni hanya kendaraan roda dua  dan waktunya pagi mulai pukul 05.00 - 09.00 WIB dan pukul 16.00 - 20.00 WIB.