BOGOR, CEKLISSATU.COM - Pemerintah Kota Bogor kembali melaksanakan program padat karya tahap ketiga di tahun 2025.  Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, dan dipusatkan di Kecamatan Bogor Utara dengan total peserta sekitar 200 orang.

“Ini tahap ke-3 yang dilakukan di tahun 2025. Apel pembukaan padat karya kali ini hanya di Kecamatan Bogor Utara dan Tanah Sareal, dengan jumlah kurang lebih 200 orang.” ujar Jenal saat ditemyi di lokasi kegiatan. 

Menurut Jenal, kegiatan padat karya kali ini diarahkan sesuai kebutuhan wilayah, khususnya terkait upaya penanganan banjir

Baca Juga: Pemkot Bogor Luncurkan Program Padat Karya untuk 1.700 Tenaga Kerja

Kawasan Cibuluh yang berada dekat kolam retensi diketahui kerap dilanda banjir akibat penyempitan saluran air serta pendangkalan drainase yang menghubungkan aliran Ciheuleut dan Cibuluh. 

“Cibuluh ini dekat kolam retensi yang beberapa bulan dan beberapa tahun lalu sering terjadi banjir akibat penyempitan dan pendangkalan saluran air. Padat karya ini kita gerakkan sebagai upaya beberesih wilayah agar pendangkalan bisa berkurang.” ungkapnya. 

Melalui padat karya, pemerintah berharap proses pembersihan dan pengerukan dapat mengurangi risiko banjir di kawasan tersebut.

Program berlangsung selama 10 hari dengan durasi kerja sekitar 5 jam per hari. Seluruh peserta mendapatkan makan siang dan honor harian sebesar Rp120.000. 

“Pengerjaan selama 10 hari, durasi sekitar 5 jam, peserta dapat makan siang dan honor Rp120.000 per hari," tutur jenal. 

 

Baca Juga: Ada Diskon 50 persen Iuran BPJS Ketenagakerjaan untuk Pekerja Sektor Ini

Para peserta direkrut dari kelompok masyarakat rentan, mulai dari para pengamen hasil razia, warga berpenghasilan rendah berdasarkan data aspirasi anggota dewan, hingga warga menganggur yang terdata melalui forum RW dalam kategori desil 1 hingga 5.

“Peserta kami ambil dari pengamen hasil razia, warga kurang mampu berdasarkan aspirasi dewan, serta warga menganggur desil 1 sampai 5.” terannya. 

Jenal menegaskan, padat karya menjadi salah satu upaya pemerintah untuk menambah penghasilan warga sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan. Selain itu, Pemkot Bogor juga terus menggerakkan berbagai program seperti job fair dan optimalisasi Balai Latihan Kerja (BLK) untuk mendorong peningkatan ekonomi masyarakat. 

Secara keseluruhan, gelombang ketiga program padat karya tahun 2025 melibatkan sekitar 1.700 peserta se-Kota Bogor.

“Ini ikhtiar untuk menambah pendapatan warga walaupun hanya 10 hari. Tahun 2025 gelombang ke-3 ini ada 1.700 peserta se-Kota Bogor.” tutup Jenal.