Melalui padat karya, pemerintah berharap proses pembersihan dan pengerukan dapat mengurangi risiko banjir di kawasan tersebut.

Program berlangsung selama 10 hari dengan durasi kerja sekitar 5 jam per hari. Seluruh peserta mendapatkan makan siang dan honor harian sebesar Rp120.000. 

“Pengerjaan selama 10 hari, durasi sekitar 5 jam, peserta dapat makan siang dan honor Rp120.000 per hari," tutur jenal. 

 

Baca Juga: Ada Diskon 50 persen Iuran BPJS Ketenagakerjaan untuk Pekerja Sektor Ini

Para peserta direkrut dari kelompok masyarakat rentan, mulai dari para pengamen hasil razia, warga berpenghasilan rendah berdasarkan data aspirasi anggota dewan, hingga warga menganggur yang terdata melalui forum RW dalam kategori desil 1 hingga 5.

“Peserta kami ambil dari pengamen hasil razia, warga kurang mampu berdasarkan aspirasi dewan, serta warga menganggur desil 1 sampai 5.” terannya. 

Jenal menegaskan, padat karya menjadi salah satu upaya pemerintah untuk menambah penghasilan warga sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan. Selain itu, Pemkot Bogor juga terus menggerakkan berbagai program seperti job fair dan optimalisasi Balai Latihan Kerja (BLK) untuk mendorong peningkatan ekonomi masyarakat.