“Kalau mahal, ya lumayan mahal bagi ibu, Rp70 ribu cuma dua hari,” jelasnya.

Ia berharap pemerintah segera melakukan pengeboran untuk sumber air bersih, karena wilayah tersebut disebut tidak memiliki mata air yang cukup.

“Harapannya ada pengeboran air bersih, skarang belum ada pengajuan, setidaknya ada bantuan dulu lah,” harapnya.

Baca Juga: Seorang Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Angkot Cileungsi-Jonggol, Berikut Ini Kronologinya

Warga Cimendo saat ini mengandalkan penampungan air hujan atau empang buatan sebagai sumber air non konsumsi. 

Mereka berharap pemerintah daerah segera turun tangan dan memberikan solusi jangka panjang untuk mengatasi krisis air bersih yang nyaris terjadi setiap musim kemarau.