BOGOR, CEKLISSATU – Seorang pria paruh baya dihajar massa di wilayah Lebak Kantin, Sempur Bogor pada Minggu (8/6/2025).
Kejadian itu bermula dari pria baru payah itu yang berinisial S alias Eful (50) melakukan pelecehan seksual kepada dua orang bocah berusia 4 dan 7 tahun.
Pelecehan tersebut terungkap setelah salah satu korban yang berusia 7 tahun melaporkan perbuatan tidak terpuji yang dialaminya kepapa orang tuanya sekira pukul 14.00 WIB.
Kapolsek Bogor Tengah, Kompol Agustinus Manurung mengatakan, saat ini diduga pelaku sudah di tangani ke tim PPA Polresta Bogor Kota.
"Saat ini sedang tangani PPA Polresta," singkatnya.
Sementara itu, Mochamad Gunawan Ketua Paguyuban Pejuang Rupiah Kota Bogor (PRKB) yang beraktifitas di wilayah Lapangan Sempur mengomentari paska kejadian yang terjadi di wilayahnya.
Gugun, sapaan akrabnya mengatakan, bahwa S alias Eful yang diduga pelaku pelecehan itu tidak terkolerasi dengan pedagang yang berada di sempur, sepengetahuannya Eful hanya sebagai pekerja yang ditugaskan pemilik warung untuk menjaganya.
“Eful hanya pekerja atau penjaga warung saja bukan pemilik, selama berada di sini bertingkah biasa saja tidak ada yang mencurigakan, namun dia memang sangat kurang bersosialilasi dengan pedagang lain, dalam bentuk kegiatan apapun disini,” ujarnya.
Paska kejadian tersebut, Gugun langsung melakukan imbauan kepada seluruh pedagang di wilayahnya, untuk berhati-hati dan selektif dalam mempekerjakan orang untuk mengelola warung atau lapak berjualannya.
Baca Juga: Pj Gubernur Jawa Barat Ngaku Kecewa Adanya Kasus Pelecehan Seksual Turis di Kota Bandung
“Saya mengimbau kepada pemilik lapak warung untuk selektif dan tidak sembarangan mempekerjakan orang untuk mengelola warungnya. Hal ini harus selalu diperhartikan, jangan sampai hal ini terjadi lagi, karena baik buruknya tetap nama pedagang Sempur akan disebut,” pungkasnya.