BOGOR, CEKLISSATU.COM - Pemerintah Kabuten (Pemkab) Bogor melalui Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpas) Dinas Pendidikan (Disdik) kabupaten Bogor tengah melakukan kajian untuk mencari solusi atas persoalan banjir yang kerap terjadi di SDN Kemang Kiara.
"Kita sedang mencarikan solusinya dan sekarang kita mengusulkan revitalisasi SDN Kemang Kiara baik menggubakan APBN ataupun CSR (corporate social responsibility)," kata Kepala Bidang Sarpas Disdik Kabupaten Bogor, Yanto Pradipta, pada Selasa (7/4/2026).
Selain itu, Disdik Kabupaten Bogor juga menjalin koordinasi dengan Dinas PUPR Kabupaten Bogor untuk menangani persoalan banjir yang dinilai menjadi prioritas.
Baca Juga: Kota Bogor Rawan Bencana Longsor dan Banjir, BPBD Percepat Penyusunan Rencana Kontinjensi
"Kita juga berkoordinasi juga dengan PUPR, karena permasalahan banjir ini menjadi penanganan prioritas. Dan ada beberapa hal penyebabnya yaitu posisi lahan sekolah merupakan cekungan tempat berkumpul-nya air, kondisi drainase dari beberapa perumahan tersumbat dan posisi jalan lebih tinggi dibanding posisi lahan sekolah dan curah hujan tinggi," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Susilawati memastikan, bahwa kegiatan belajar mengajar (KBM) di SDN Kemang Kiara telah kembali normal setelah sebelumnya terdampak banjir setinggi sekitar setengah meter.
Ia menjelaskan, banjir yang terjadi sempat merendam ratusan unit mebel, seperti meja, kursi, hingga buku pelajaran. Ketinggian air bahkan mencapai lutut orang dewasa.
Baca Juga: Hujan Deras Picu Banjir Batu di Ciapus Bogor, Jalan Tertutup Lumpur dan Material
"Saat ini, Bidang Sarpas tengah berupaya mencari solusi jangka panjang agar kejadian serupa tidak kembali terulang," ujarnya.
Sebelumnya, delapan ruang kelas di SDN Kemang Kiara terendam banjir usai hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Sabtu (4/4/2026).