KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU — Di tengah semarak Kabogorfest 2025, yang menjadi rangkaian perayaan Hari Jadi Bogor (HJB) Ke-543, muncul suara-suara harapan dari pelaku usaha kecil. 

Salah satunya datang dari Suryati Trihandayani, pelaku UMKM asal Pabuaran yang bergerak di bidang fashion.

Ditemui saat mengisi stand pameran, Suryati menyebut Kabogorfest 2025 sebagai daya bangkit di tengah kelesuan ekonomi yang tengah dirasakan para pedagang kecil.

Baca Juga: 70 Pelaku UMKM dan Difabel Ikuti Pelatihan dan Literasi Keuangan

“Penjualan sedang menurun belakangan ini. Tapi lewat Kabogorfest, ada semangat baru. Kami bisa bertemu langsung dengan warga, dan alhamdulillah, dari hari pertama ke hari kedua penjualan sudah meningkat,” ungkapnya.

Kabogorfest, yang digagas langsung oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto, menjadi ajang pertemuan antara ekonomi rakyat dan semangat kebersamaan warga. 

Lokasi strategis, promosi yang luas, serta keterlibatan warga Cibinong dan sekitarnya menjadikan acara ini lebih dari sekadar festival.

Baca Juga: 6 Kecamatan di Kota Bogor Ikut Lomba UP2K - PKK, Tampilkan Berbagai Produk UMKM, Dedie Rachim: Jangan Gengsi

Suryati menyampaikan harapan agar kegiatan ini tidak hanya jadi perayaan tahunan, tapi bisa menjadi agenda rutin setiap akhir pekan.

UMKM Kabogorfest 2.webp
UMKM BANGKIT: Event Kabogorfest 2025 mengangkat UMKM lokal, menjadi daya bangkit di tengah kelesuan ekonomi.

“Mungkin bisa Sabtu-Minggu, sekalian warga olahraga, bisa cuci mata juga. Jadi suasana lebih hidup, dan kami punya ruang berjualan yang lebih konsisten,” ucapnya.

Dengan beragam respons positif dari pelaku usaha hingga pengunjung, Kabogorfest dinilai mampu menjembatani antara kebijakan pemerintah daerah dan kebutuhan langsung masyarakat, khususnya para pelaku ekonomi mikro.