KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU.COM - Kerusakan Jalan Haji Iyang di RT03/RW09, Kelurahan Pakansari, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, hingga kini belum tertangani. Jalan lingkungan tersebut berdampak pada aktivitas pendidikan dan warga sekitar.
Kasi Ekonomi dan Pembangunan Kelurahan Pakansari, Anwar Sanusi menjelaskan, status jalan tersebut terbagi dalam dua kepemilikan lahan.
"Dari depan sampai ke Wahdah Islamiyah (Pesantren) itu jalan lingkungan(jalan desa). Dari Wadah Islamiyah ke sana itu tanah PT,” ujarnya saat dijumpai Ceklissatu.com, Jumat (30/1/2026).
Kondisi tersebut, kata Anwar, menjadi kendala penggunaan dana kelurahan (dakel). Meski demikian, upaya pengusulan tetap dilakukan. Anwar menyebut jalan tersebut sempat diupayakan masuk dalam anggaran.
Namun, keterbatasan anggaran membuat pembangunan dialihkan ke wilayah lain yang dinilai lebih prioritas.
“Berhubung di RT9 kemarin juga ada yang lebih prioritas, hingga ditaruh di RT1 nya, di jalan Masjid Nurul Waton,” kata Anwar.
Baca Juga: Pengembangan Kawasan Stadion Pakansari Menjadi Ruang Publik Terpadu
Menurut Anwar, RW 09 memiliki wilayah yang luas dengn banyak kebutuhan pembangunan.
"RT-nya pun ada 11. Dan kita melihat prioritas itu kan nggak bisa di satu RW. Untuk Musrenbang itu kita nggak bisa di satu RW sehingga harus ada pemerataan di semua RW,” jelasnya.
Anwar menyebut faktor mobilitas penduduk jadi alasan Jalan H. Iyang belum terealisasi. Ia memastikan pada perencanaan 2026-2027 jalan tersebut kasih belum masuk dalam target pembangunan.
Baca Juga: Pakansari Jadi Tuan Rumah Seleknas Tenis KU-14, Acep Sajidin: Bukti Kepercayaan PP Pelti Pusat
Adapun rencana ke depan, pembangunan Jalan Haji Iyang baru berpeluang diusulkan kembali pada Musrenbang mendatang.
“Untuk musrembang 2027. Musrembang 2027 untuk anggaran 2028,” jelas Anwar.
Kerusakan Jalan Haji Iyang menjadi sorotan karena lokasinya berada di Kelurahan Pakansari, wilayah penyangga ibu kota Kabupaten Bogor.