BOGOR, CEKLISSATU.COM - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor memprediksi kondisi arus lalu lintas selama bulan suci Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri akan relatif lebih sepi. Hal tersebut disampaikan Kepala Dishub Kota Bogor, Sujatmiko Baliarto, yang menyebut sebagian besar masyarakat telah melakukan perjalanan mudik lebih awal.
Menurut Sujatmiko, secara normatif kondisi lalu lintas selama Ramadan cenderung lebih lengang karena berkurangnya aktivitas masyarakat di dalam kota.
“Kita melihat kondisi arus lalu lintas di bulan suci Ramadan, karena warga masyarakat sebagian besar sudah pada mudik, tentu relatif lebih sepi. Kita harus mengakui apa adanya. Yang akan menjadi ramai itu nanti di objek-objek wisata setelah Lebaran. Kalau di masa Lebaran justru biasanya sepi,” ujar Sujatmiko saat meninjau rencana akses jalan menuju Stasiun Ciomas Rancamaya, Senin (9/3/2026).
Baca Juga: Cegah Curanmor Saat Mudik Lebaran, Polres Bogor Siapkan Penitipan Kendaraan Gratis
Ia menjelaskan, Dishub akan memfokuskan pengawasan lalu lintas di sejumlah titik simpul, terutama di sekitar tempat ibadah saat pelaksanaan salat Idulfitri.
“Kita fokus di titik-titik simpul di tempat-tempat ibadah pada saat salat Id. Setelah itu aktivitas yang terjadi biasanya hanya aktivitas lokal di lingkungan perumahan atau permukiman untuk merayakan hari raya,” jelasnya.
Sujatmiko menambahkan, Kota Bogor bukan merupakan jalur utama lintasan angkutan mudik antar kota maupun antar provinsi, sehingga potensi kepadatan lalu lintas tidak terlalu tinggi.
“Karena Kota Bogor bukan merupakan lintasan angkutan Lebaran seperti jalur antar kota antar provinsi, biasanya sebelum Lebaran masyarakat sudah pulang kampung. Jadi semakin mendekati Lebaran justru semakin sepi,” katanya.
Meski demikian, Dishub Kota Bogor tetap menyiagakan petugas di lapangan melalui sistem piket serta berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk pengamanan dan pengaturan lalu lintas.
“Petugas tetap bertugas sesuai jadwal yang sudah ditentukan, tetap standby dan tidak ada libur. Di lapangan ada piket, dan posko-posko akan menyesuaikan dengan kebutuhan dari Polresta. Kami akan bergabung untuk memperkuat pengamanan yang sudah ada,” ujarnya.
Ia juga memastikan tidak ada perubahan khusus terkait jalur alternatif selama periode Lebaran karena kondisi lalu lintas di Kota Bogor relatif stabil setiap tahunnya.
“Kalau lintasan jalur alternatif ya seperti apa adanya sekarang. Selama ini juga setiap tahun relatif sepi, jadi tidak ada rekayasa khusus. Yang penting kita tetap bersama-sama menjaga kelancaran dan merayakan Lebaran dengan baik,” pungkas Sujatmiko.