BOGOR, CEKLISSATU.COM – Sebuah video yang diunggah akun Instagram @parungpanjang.viral pada Selasa (16/9/2025) sore memperlihatkan dugaan dua anggota berseragam Karang Taruna memberhentikan sebuah truk tambang, lalu mendatangi sejumlah anggota berseragam dinas perhubungan (Dishub) yang terlihat sedang bersantai. 

Video tersebut ramai menuai kritik warganet karena dianggap petugas tidak menjalankan tugas pengaturan lalu lintas.

Menanggapi hal itu, Kepala Kadishub Kabupaten Bogor, Bayu Ramawanto, memberikan klarifikasi. 

Baca Juga: Dishub Kabupaten Bogor Siapkan 40 Petugas Atur Lalu Lintas Jelang Libur Panjang Maulid Nabi

Ia menegaskan bahwa anggota Dishub yang terlihat dalam video saat itu sedang beristirahat sejenak karena sudah bertugas sejak dini hari.

“Itu kan lagi jam istirahat anak-anak, ada yang lagi salat ada yang lagi mau makan,” ujar Bayu saat dikonfirmasi wartawan.

Bayu juga menyebut, tuduhan bahwa anggotanya lalai dalam mengatur lalu lintas tidaklah benar. 

Baca Juga: Dishub Kabupaten Bogor Pastikan Klapanunggal Dapat Penanganan, Personel Dikerahkan Awasi Truk Tambang

“Iya, sementara kan petugas dari jam 3 subuh sudah mengatur lalin di sana di (Parung Panjang),” tegasnya.

Menurut Bayu, dugaan pemicu keributan tersebut karena adanya truk yang dianggap menyebabkan kemacetan. 

“Iya, dia merasa dengan adanya truk itu jadi macet,” kata Bayu.

Baca Juga: Truk Tambang di Klapanunggal Diduga Masih Beroperasi 24 Jam, Dishub Lakukan Langkah Preventif dan Penindakan

Terkait lokasi kejadian, Bayu membenarkan jika peristiwa itu terjadi di wilayah perbatasan Bogor–Tangerang. 

“Iya,”singkatnya.

Bayu juga memastikan tidak ada korban luka dari pihak Dishub dalam insiden tersebut. 

“Anggota luka nggak ada,” ucapnya.

Baca Juga: Dishub Bogor Tertibkan Kendaraan Tambang di Wilayah Tenjo, Tegakkan Aturan Perbup 56

Soal jumlah petugas yang saat itu didatangi, Bayu mengatakan ada sekitar tujuh hingga delapan orang. 

“Lagi pada istirahat, 7–8 mungkin,” pungkasnya.

Dengan adanya video tersebut, Dishub Kabupaten Bogor menegaskan akan terus meningkatkan koordinasi dengan pihak terkait dalam mengatur lalu lintas di kawasan Parung Panjang, yang menang dikenal sebagai salah satu titik padat aktivitas truk tambang.