Jadi, Jenal menegaskan, bukan hanya SLHS tetapi juga adanya cek kesehatan gratis kepada seluruh karyawan dapur SPPG.
"Updatenya berapa SLHS yang sudah keluar, nanti kita akan cek. Yang pasti, kemarin sudah ada penambahan pelatihan SLHS namun sertifikatnya belum selesai, nah nanti kita pastikan dulu," terang Jenal.
Jenal menyebut, bahwa dapur yang sudah beroperasi ada 42 dan sekarang sudah bertambah sekitar ada 50-an dapur. Sisanya sudah mendapatkan izin titik, tapi belum memulai karena masih progres 45 hari, persiapan dan lain-lain.
"Kita ada satgas MBG, InsyaAllah akan kita maksimalkan untuk pengecekan SLHS, termasuk SOP di dapur yang ada harus sesuai dengan peraturan yang di Badan Gizi Nasional (BGN)," tegasnya.
Ketika ditanya apakah dapur SPPG yang belum memiliki SLHS boleh untuk beroperasi, kata Jenal, ternyata secara spesifikasi tetap bisa berjalan.
"Kemarin waktu Kepala BGN datang ke kanwil bersama gubernur, saya hadir langsung di depan itu, seharusnya kan disetop dulu sebelum SLHS, tapi memang ada kelonggaran. Karena sasaran penerimanya sudah ada, dan mereka sudah punya virtual account, jadi simultan sebelum SLHS keluar, mereka sudah berjalan," jelasnya.