KOTA BOGOR, CEKLISSATU - Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin angkat bicara terkait sejumlah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sudah beroperasional untuk program MBG di Kota Bogor namun belum mengantungi Sertifikat Laik Higienis dan Sanitasi (SLHS).
Dikatakan Jenal, SLHS itu sebuah Standar Operasional Prosedur (SOP) yang harus dan wajib dimiliki oleh dapur SPPG yang sudah beroperasional. Dan pihaknya mengaku sudah memanggil seluruh SPPG berkomitmen untuk mengajukan jadwal kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor.
"Nah, tiga hari lalu saya ketemu Kadinkes, informasinya sudah mulai berprogres, sehingga tidak lagi 4 (yang telah memiliki SLHS). Kalau tidak salah sudah ada 10 dapur baru yang melakukan pelatihan, namun belum keluar SLHS nya," kata Jenal kepada wartawan.
Baca Juga: Program MBG Bisa Jadi Penggerak Ekonomi Lokal dan Ketahanan Pangan Nasional
Secara teknis, lanjut Jenal, pihaknya belum mengecek lagi terkait apa saja yang menjadi kendala belum keluarnya SLHS. Tetapi secara de facto, proses pelatihan itu sudah dimulai oleh beberapa dapur, jadi tidak hanya 4.
"Bahkan saya menginstruksikan dinas kesehatan, petugas dapur yang ada di SPPG Kota Bogor untuk dilakukan cek kesehatan secara gratis. Khawatir ada penyakit menular pada saat memasak dan terkena makanan yang menyebabkan anak-anak kita menjadi korban," ujarnya.