BOGOR, CEKLISSATU - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Pendidikan (Disdik) akan menerapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dengan kapasitas 50 persen.
PTM secara terbatas pada tahun ajaran baru tahun 2022-2023 ini menyusul kasus harian Covid-19 di Kota Bogor kembali meningkat.
"Untuk waktu pelaksanaannya, akan berlangsung selama satu atau dua bulan kedepan, tergantung bagaimana kondisi dan situasinya nanti," ucap Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Bogor, Hanafi pada Jumat, 15 Juli 2022.
Hanafi mengatakan, pelaksanaan PTM 50 persen selama 1-2 bulan di awal tahun ajaran baru ini melihat situasi dan kondisi pandemi lantaran kasus Covid-19 di Kota Bogor sedang beranjak naik.
Kendati demikian, Hanafi mengaku, penerapan PTM 50 persen akan diinformasikan kepada orang tua murid melalui masing-masing kepala sekolah.
Hanafi mengatakan, terkait pelaksanaannya dan respon para orang tua murid dengan adanya PTM 50 persen tersebut, nantinya akan diinfokan melalui para kepala sekolah.