BOGOR, CEKLISSATU - Menteri Koodinator Bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyatakan, warga sekitar longsor gang Barjo, Kelurahan Kebon Kelapa, Kecamatan Bogor Tengah Kota Bogor harus direlokasi ketempat yang lebih baik.

"Saya bisa menyimpulkan bahwa lokasi tersebut harus ada rekayasa lokasi bahkan kemungkinan ada sebagian penduduknya yang harus pindah atau relokasi,"ujarnya kepada wartawan usai meninjau lokasi longsor di gang Barjo, kelurahan Kebon Kelapa, kecamatan Bogor tengah Kota Bogor, Sabtu 22 Oktober 2022


Ia menambahkan, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sudah siap untuk melakukan relokasi bagi warga. 


Terkait pembiayaan, nantinya akan diatur baik dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan juga pemerintah daerah.

Baca Juga : 2 Tahun Covid, Angka Putus Sekolah Tingkat SD dan SMP di Kabupaten Bogor Capai 4000 Anak


"Pak Walikota juga sudah menyiapkan lahan yang sangat mungkin untuk digunakan (relokasi) sehingga nanti pembiayaannya akan kita atur dari pemerintah pusat melalui PUPR, mungkin nanti juga dari pemerintah provinsi dan juga dukungan dari pemerintah kota Bogor," jelasnya.


Selain itu, para korban terdampak dalam bencana yang terjadi di Kota Bogor juga diberikan santunan. Selain santunan bagi keluarga korban meninggal dunia, santunan juga diberikan dalam bentuk hunian sementara bagi warga terdampak


"Yang sekarang harus ngungsi dari lokasi tepat tinggalnya, itu dari BNPB juga mendapatkan bantuan untuk tinggal sementara itu setiap bulannya Rp 500 ribu. Kemudian untuk biaya selama dalam pengungsian ini menjadi tanggungan dari pemerintah, baik Pemerintah Kota, Provinsi dan juga pusat, karena pak Wali sudah menetapkan sebagai daerah tanggap darurat hingga Desember," Ungkapnya


Sementara itu, Walikota Bogor Bima Arya menuturkan Pemkot Bogor saat ini akan segera mengerjakan sodetan air sehingga nantinya tidak akan menimbulkan persoalan lain


"Jangka pendek, kita melakukan sodetan air sehingga air dari cidepit itu bisa disalurkan melalui drainase yang laik, ini penting sehingga tidak merembes menimbulkan persoalan persoalan baru," Ungkap Bima


Pemkot sendiri saat ini sudah melakukan pemetaan terkait relokasi bagi warga 


"Pemkot sudah melakukan maping disetiap kecamatan ada lahan yang punya potensi untuk dibangun hunian tempat relokasi, lahan kami siapkan tinggal sekarang kita lakukan pendataan mana yang darurat,"jelasnya.