BOGOR, CEKLISSATU - Plt Bupati Bogor, Iwan Setiawan merespon United Nations Children's Fund (Unicef) yang mengungkap dampak luar biasa dari pencemaran timbal khususnya hasil pembakaran aki bekas yang terjadi di Kabupaten Bogor.

Iwan tak menampik jika salah satu dampak itu paling besar menyasar kepada anak.

"Anak-anak akan sangat berdampak, terutama di saat masa pertumbuhan dapat menurunkan tingkat kecerdasan," kata Iwan, Minggu 9 Oktober 2022.

Untuk itu, dia menegaskan tak ada toleransi untuk aktivitas pembakaran aki bekas. Iwan pun meminta Satpol PP menutup kegiatan-kegiatan ilegal tersebut yang sudah sejak lama beroperasi di Kabupaten Bogor lewat program nongol babat (nobat).

"Atas dampak ini, kita tidak akan memberikan toleransi terkait kegiatan pembakaran aki bekas. Masih ada kegiatan usaha lain yang lebih bermanfaat, yang tidak menghasilkan limbah yang berdampak kepada manusia, khususnya anak-anak. Negara wajib melindungi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” jelasnya.

Sebelumnya, United Nations Children's Fund (Unicef) mengungkap dampak yang luar biasa dari pencemaran timbal khususnya hasil dari pembakaran ban bekas yang terjadi di Kabupaten Bogor.

Kepala Perencaaan Unicef Indonesia, Silas Rapold mengatakan, pencemaran limbah timbal akan sangat berpengaruh besar terhadap IQ anak di wilayah tersebut. 

"Contoh (efek) paling besar adalah penurunan IQ pada anak-anak secara permanen dan orang dewasa yang sedang masa kehamilan yang diturunkan ke janinnya," tegasnya.