KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU.COM – Di antara riuh kendaraan dan kesibukan warga Jasinga, tersembunyi sebuah cerita rasa yang hanya bisa dirasakan oleh mereka yang singgah dan mencicipi.
Namanya Warsun Tangsi, warung makan sederhana yang berdiri bersahaja di samping gedung BRI Unit Jasinga, namun menyimpan pesona rasa khas Sunda yang sulit dilupakan.
Bagi pecinta lalapan, tempat ini lebih dari sekadar warung makan, ia adalah rumah.
Di meja-meja kayu yang hangat oleh cahaya senja, lalapan bukan sekadar pelengkap, melainkan sajian utama. Bukan pula lalapan biasa.
Baca Juga: Aston Sentul dan ABC Food Service Hadirkan Aktivitas Kuliner Kreatif untuk Anak-anak
Di sini, lalapan disajikan dalam sebuah keranjang besar, penuh warna dan tekstur daun kemangi, leunca, selada, timun, kol, bahkan petai cina yang menggoda.
“Di tempat lain, lalapan cuma jadi hiasan. Tapi di sini, lalapan itu raja meja makan,” ujar salah satu pelanggan bernama kang Wiji, sambil mencelupkan daun segar ke sambal dadakan.
Warsun Tangsi, nama yang unik, gabungan antara “Warung Sunda” dan lokasi bekas tangsi atau barak tua yang sudah tidak ditempati lagi.