BOGOR, CEKLISSATU - Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) akan segera dibangun di Kota Bogor. Salah satunya yang tengah dibangun di halaman Balai Kota Bogor dan ditargetkan rampung pekan depan. 

Saat ini, SPKLU telah hadir di beberapa titik, diantaranya di kantor PLN UP 3 Bogor.

Diharapkan, SPKLU ini bisa menjadi solusi bagi masyarakat Kota Bogor yang mempunyai kendaraan listrik roda empat untuk bisa menambah daya kendaraannya. 

SPKLU ini diketahui dihadirkan oleh PLN di Balai Kota Bogor selain karena keinginan Wali Kota Bogor Bima Arya juga sekaligus realisasi migrasi tenaga bensin menjadi tenaga listrik untuk kendaraan.

Baca Juga : Pemkot Bogor Siapkan Insentif Bagi Warga yang Punya Kendaraan Listrik

Namun, SPKLU ini yang berada di Balai Bota Bogor ini hanya diperuntukan bagi kendaraan roda empat berbasis baterai. 

"Casannya memang baru ke mobil dan belum kompetibel ke motor. Ini (SPKLU PLN UP3) Medium charging. Karena di fastnya ditarik ke Balai Kota," kata Humas PLN UP 3 Bogor Susan Khaerany saat dijumpai Ceklissatu.com di PLN UP 3 Bogor, Selasa 8 November 2022

SPKLU sendiri dibagi menjadi 3 kategori, dan yang berada di Balaikota Bogor ini merupakan kategori fast charging. Artinya, pengguna bisa menghemat waktu dalam pengisian dayanya

"Jadi ada tiga kategori. Medium, Fast, sama Ultra Charging. Tapi yang ada di Kota Bogor baru dua yaitu medium sama fast charging. Kalau yang medium bisa sampai 4 jam dan fast bisa 2 jam 0-100 persen pengisian," jelasnya.

Namun, untuk mengisi daya ulang batre kendaraan di semua SPKLU ini bakal dikenakan tarif biaya. 

"Semua dikenakan biaya. Nanti, bisa download menggunakan aplikasi PLN Mobile. Disitu (aplikasi) sudah lengkap. Nanti, tinggal topup saldonya dan scan barcode," ungkapnya.

Dari aplikasi itu, nantinya pengendara bisa menentukan sendiri jumlah Kwh yang akan diisi.

"Untuk harganya memang 2.466, 78/ kWh. Jadi, bisa dipilih tuh sesuai yang diinginkan," jelasnya.

Meski begitu, SPKLU yang sudah ada ini dipastikan hanya bisa digunakan oleh kendaraan roda empat saja.

Namun, dibalik SPKLU yang sudah hadir di PLN dan Balai Kota Bogor ini, PLN akan terus berinovasi terkait penghadiran infrastruktur SPKLU ini.

Menurut Susan, dengan hadirnya SPKLU di Kota Bogor turut membantu mengkampanyekan teknologi ramah lingkungan.

"Kalau Kota Bogor kita ( PLN) udah riset dan promosi. Waktu itu ada pertemuan hotel di Acram Megamendung. Kami sudah menyampaikan bahwa kami ada skema kerjasama Investor out Investor Operate (IoIO). Jadi, nanti investor yang tertarik dengan PLN nanti pln akan membangun menyediakan infrastruktur," jelasnya.

Adapun pasar yang akan terus dikembangkan ini, kata Susan, mulai dari hotel, hingga restoran

"Pasar yang pertama kami ajak, itu hotel. karena hotel itu tamunya stay lebih lama. Dan membutubkan charging kendaraan lebih enak. Kami juga menyampaikan makanan sepat saji barangkali berminat untuk kerjasama ini. Kan lumayan itu sejam sampai satu jam setengah masi bisa cas fast charging," jelasnya.

Namun, untuk di Kota Bogor sendiri, kata Susan, ada beberapa investor yang tertarik menggunakan SPKLU.

"Ada yang pribadi dan investor berencana membangun kafe. Itu konsepnya cocok untuk cafe dan restoran. Di Mall sudah ada bermohon di Kabupaten Bogor. Kalau kita sesuai investornya. Kami intinya siap menyediakan infrastruktur itu," tandasnya.