BOGOR, CEKLISSATU – Calon Wali Kota Bogor Dokter Rayendra melakukan dialog bersama warga Ciluar Asri, pada Senin 30 September 2024 lalu.

Dalam kunjungannya ke Ciluar Asri tersebut, Dokter Rayendra juga mengunjungi balai warga yang dibangun secara swadaya oleh warga.

Dokter Rayendra mengaku kagum dengan inisiatif warga, yang menurutnya hal itu merupakan gambaran ideal masyarakat Kota Bogor yang berdaya.

Baca Juga : Moment Indah Dokter Rayendra Setiap Kali Nguruling: Antara Hobi dan Dedikasi untuk Masyarakat Bogor

Hal itu juga senada dengan visi yang diusung Dokter Rayendra dalam Pilwalkot Bogor 2024, yaitu ‘Kota Bogor: Kota Berdaya yang Berbudaya Kreatif Berbasis Keluarga dan Berkelanjutan'.

Dia juga menambahkan, bahwa apa yang dilakukan warga Ciluar Asri itu, senada dengan Program Alun-Alun Glowing.

“Kami punya konsep Alun-Alun Glowing. Harapan saya, setiap kampung yang padat hunian akan memiliki alun-alun. Kami akan mencari tanah milik pemerintah kota atau melakukan pembelian lahan untuk mewujudkan alun-alun seperti yang kami rencanakan,” ujar Rayendra, dikutip dari Instagram @dokterrayendra.ekamaulana, Kamis 3 Oktober 2024.

Baca Juga : Dokter Rayendra Konsisten Berkontribusi dalam Memakmurkan Masjid di Kota Bogor 

Konsep Alun-Alun Glowing yang diusung pasangan nomor urut 5 Pilwalkot Bogor itu tidak hanya berfokus pada penyediaan ruang terbuka hijau bagi masyarakat, tetapi juga bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di setiap wilayah.

Alun-alun tersebut akan dilengkapi dengan lapangan olahraga, balai pertemuan, dan fasilitas yang bisa digunakan oleh warga setempat untuk kegiatan sosial dan ekonomi.

“Alun-alun itu selain lapangan untuk bermain dan berolahraga, juga akan disediakan balai pertemuan yang dapat digunakan untuk acara, seprti pernikahan,” ucapnya.

Baca Juga : Cerita Menyentuh Saat Dokter Rayendra Jelaskan Manfaat BPJS untuk Periksa Mata Nenek

Untuk pengelolaannya, kata Dokter Rayendra, akan dikelola oleh pihak RW setempat, dengan begitu akan menambah peningkatan pendapatan RW.

Juga akan menjadi pusat ekonomi warga dengan menyediakan ruang untuk UMKM berdagang.

“Dengan pengelolaan oleh RW, pemasukan untuk wilayah bisa meningkat. UMKM bisa berdagang di area tersebut, sehingga perekonomian lokal akan tumbuh,” beber Dokter Rayendra.

Baca Juga : Komisi I DPRD Panggil KPU dan Bawaslu Kota Bogor, Ini Alasannya

Selain itu juga, tambahnya, dengan adanya inisiatif warga dalam membangun fasilitas umum, maka akan mengurangi beban pemerintah kota.

“Dengan kemandirian ekonomi yang terbangun di setiap wilayah, Bogor akan menjadi kota yang lebih mandiri secara ekonomi,” tutup Dokter Rayendra.