MALANG, CEKLISSATU.COM -- Hai Sawit Indonesia bersama Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya sukses menyelenggarakan kegiatan Sawit Academy EPS. UB di Aula Lantai 2 Gedung A FTP, Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur.
Mengangkat tema Sawit di Dalam Kehidupan: Mengajak Generasi Muda Memahami Peran Sawit dalam Keseharian, kegiatan ini menjadi ruang edukasi, dialog, dan penguatan literasi sawit berbasis akademik.
Kegiatan ini didukung oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) (sebelumnya BPDPKS) adalah Badan Layanan Umum (BLU) di bawah Kementerian Keuangan RI;
Tugasnya menghimpun, mengelola, dan menyalurkan dana untuk mendukung keberlanjutan, produktivitas, dan daya saing komoditas perkebunan strategis seperti sawit, kakao, dan kelapa.
BPDP berfokus pada pengembangan sektor hulu dan hilir melalui pendanaan peremajaan sawit, penelitian, dan SDM.
Giat tersebut dihadiri Dekan Fakultas Teknologi Pertanian UB, Prof. Yusuf Hendrawan, STP., M.App.Life.Sc., Ph.D, Wakil Dekan I, Ibh Endrika Widyastuti, SPt., M.Sc., MP., Ph.D;
Wakil Dekan II, Dr. Dodyk Pranowo, STP., M.Si, serta Wakil Dekan III, Dr. Ir. Mochamad Bagus Hermanto, S.TP., M.Sc.
Kegiatan ini juga menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan akademisi dan mahasiswa.
Baca Juga: BuitenJazz Hidupkan Kembali Musik Legend Jazz di Kota Bogor
Di antaranya Guru Besar Fakultas Lingkungan dan Kehutanan IPB University, Prof. Dr. Ir. Yanto Santosa, DEA, Dosen Departemen Ilmu Pangan dan Bioteknologi, Prof. Dr. Teti Estiasih, STP., MP, Dosen Departemen Teknologi Industri Pertanian Universitas Brawijaya, Prof. Dr. Ir. Susinggih Wijana, MS, serta perwakilan mahasiswa yang juga menjabat sebagai Menteri Kajian dan Aksi Strategis BEM FTP UB 2024 (Fadhel Abdhillah).
Direktur PT Hai Sawit Indonesia, M. Danang Mursyid Rijalul Qowi menyebutkan, Sawit Academy merupakan bagian dari gerakan literasi yang konsisten dibangun Hai Sawit Indonesia di berbagai perguruan tinggi.
"Mahasiswa perlu mendapatkan ruang diskusi yang objektif dan berbasis data agar mampu memahami industri sawit secara utuh — tidak hanya dari sisi ekonomi, tetapi juga dari aspek keberlanjutan, inovasi, dan kontribusinya dalam kehidupan sehari-hari," ungkapnya.
Comment