Ketua Pelaksana Ruang Tumbuh, Revandi Tohirun, menambahkan bahwa program kerja ini diproyeksikan sebagai media aktualisasi diri mahasiswa melalui berbagai bentuk ekspresi kreatif.

“Ruang Tumbuh lahir dari keyakinan bahwa setiap mahasiswa memiliki potensi yang harus diwadahi dan diekspresikan secara optimal,” ujarnya.

Sejalan dengan hal tersebut, Ketua Pelaksana Digital Awareness, Aldila Vinka, menjelaskan tujuan edukatif di balik sesi diskusi yang dihadirkan.

“Kami menghadirkan pembahasan mengenai penulisan berita di era digital agar peserta memahami metode diseminasi informasi yang menarik namun tetap kredibel. Melalui Ruang Tumbuh, kami menyediakan ruang untuk mengimplementasikan kreativitas tersebut,” ujarnya.

Baca Juga: Ruang Temu Kolaboratif: BEM FISIP UNIDA Terima Kunjungan Belajar BEM FIS UMMI

Sesi talk show menghadirkan Editor Sosial Media Metropolitan.id, Siti Zulfa Fauziah S.I.Kom., sebagai narasumber utama. Ia membedah peran krusial individu dalam ekosistem informasi digital saat ini.

“Setiap individu kini memiliki kapasitas sebagai media melalui platform digital pribadi. Namun, peran tersebut membawa tanggung jawab besar karena setiap unggahan dapat membentuk opini publik. Perlu dipahami bahwa tidak semua informasi dapat dikategorikan sebagai berita,” paparnya.

Selain sesi edukasi, kegiatan dimeriahkan dengan penampilan dramatic reading "Sepotong Senja untuk Pacarku" oleh Angga Sentosa Wijaya, serta drama musikal "Tempat Persinggahan" oleh mahasiswa Sains Komunikasi angkatan 2025.