BOGOR, CEKLISSATU - Kebun Raya Bogor kini miliki taman konservasi dan eduwisata baru yang diberi nama Taman begonia, yang baru diresmikan pada Jumat (21/3/2025).
Taman edukasi itu bertujuan untuk meningkatkan pelayanan bagi pecinta tumbuhan dan wisatawan yang ingin menikmati keindahan flora nusantara, terutama Begonia.
Komisaris Utama PT Mitra Natura Raya, Ery Erlangga mengatakan, Taman Begonia ini membantu ranah konservasi dan penelitian Kebun Raya karena menjaga 31 spesies asli Indonesia hasil eksplorasi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
“Ekosistem dan iklim mikronya dibuat menyerupai habitat aslinya dan seideal mungkin sehingga membantu proses penelitian Begonia hasil eksplorasi BRIN secara ex-situ,” kata dia, Jumat (21/3/2025).
Baca Juga: Kebun Raya Bogor dan Wisata Kuliner Jadi Primadona Libur Nataru 2025
Manager Hortikultura PT Mitra Natura Raya, Yudhistira menjelaskan Taman begonia adalah sebuah taman tematik yang mengusung konsep keanekaragaman Begonia dan ditata berdasarkan bioregion.
Setelah proses pembangunan yang dimulai sejak September 2024 dan rampung pada Januari 2025 ini diresmikan pada Jumat, 21 Maret 2025.
“Taman Begonia ini merupakan hasil kolaborasi antara BRIN dengan PT MNR yang bertujuan untuk konservasi, edukasi, serta pengembangan wisata berbasis lingkungan,” ujar Yudhistira.
Berlokasi di lahan seluas 170 meter persegi, Taman begonia dirancang untuk menampilkan kekayaan dan keindahan spesies Begonia yang berasal dari berbagai bioregion di Indonesia.
Baca Juga: Wisata Kebun Raya Bogor
Taman Begonia ini memiliki koleksi sebanyak 31 jenis spesies asli Indonesia, 27 jenis hibrida dengan 11 hibrida diantaranya merupakan hasil karya pemuliaan BRIN. Jumlah total tumbuhan di dalamnya ada 330 tumbuhan.
Taman ini tidak hanya menjadi ruang konservasi bagi flora endemik, tetapi juga sebagai pusat edukasi bagi masyarakat, akademisi, peneliti, dan pecinta tumbuhan.
Comment