KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU  - Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Bale Baca Cijayanti kembali menggelar kegiatan kreatif bagi anak-anak dengan mengadakan sesi "Melukis di Batu" bersama komunitas Rumah Kotak Hitam. Acara yang berlangsung pada Minggu ini bertujuan untuk memperkenalkan seni sebagai sesuatu yang universal serta melatih kreativitas dan motorik anak-anak melalui media batu.

Dalam kegiatan ini, sebanyak 30 peserta dari kelas Gemar Membaca yang berusia 10-15 tahun turut serta. Mereka berasal dari siswa kelas 5 dan 6 SD hingga tingkat SMP. Kegiatan ini menghadirkan Kak Angga, seorang pegiat seni yang dikenal dengan keahliannya dalam rock painting.

Baca Juga: Tak Punya Uang Beli Cat, Seniman Ini Melukis Pakai Darah Sendiri

Menurut Kak Angga, seni dapat dilakukan di berbagai media, termasuk batu, yang memiliki keunikan tersendiri. "Melukis di atas batu sangat bermanfaat, terutama bagi anak-anak, karena dapat melatih motorik halus, kefokusan, dan kesabaran mereka. Selain itu, bentuk batu yang random dapat mengembangkan imajinasi mereka dengan lebih cepat," ujarnya.

Ketertarikan Kak Angga terhadap dunia seni berawal dari kecintaannya pada warna. "Saya bukan akademisi seni atau lulusan sekolah seni, tapi saya tertarik karena warna. Saat mencampur warna-warna primer dan mendapatkan warna sekunder, saya merasa ada keajaiban dalam prosesnya. Dari situ, saya mulai tertarik mendalami seni melukis," tambahnya.

Baca Juga: Erlangga Giat Literasi di TBM Bale Baca Cijayanti: Dorong Minat Baca Anak-Anak

Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. Kak Angga pun mengungkapkan rasa senangnya terhadap anak-anak di TBM Bale Baca Cijayanti yang sangat aktif dan berbakat dalam melukis. "Saya senang melihat semangat mereka. Awalnya saya pikir akan sulit mengatur situasi, tapi ternyata anak-anak di sini sangat antusias dan berbakat. Kalau ada kesempatan lagi, saya pasti ingin kembali," katanya.

Dwi, selaku perwakilan dari TBM Bale Baca Cijayanti, menyampaikan harapannya agar kolaborasi semacam ini dapat terus berlanjut. "Kami berharap dapat terus menjalin kerja sama dengan berbagai komunitas kreatif seperti Rumah Kotak Hitam. Kegiatan seperti ini tidak hanya mengembangkan kreativitas anak-anak tetapi juga mendukung minat literasi dan seni mereka."

Baca Juga: Rafael Alun Trisambodo akan Jalani Sidang Vonis Hari Ini di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat

Dengan adanya kegiatan ini, TBM Bale Baca Cijayanti terus berkomitmen untuk menghadirkan program-program edukatif dan kreatif bagi anak-anak, sehingga literasi dan seni semakin berkembang di kalangan generasi muda.

(Febrian Batara Aditya Rahman)