"Dan tadi anak-anak banyak yang minat, mau dong nanti magang ke desa wisata, mau dong nanti kerja praktik di desa wisata. Jadi kita bikin kerja sama untuk membangun juga desa-desa wisata kita," tambahnya.

Lebih lanjut, Zita Anjani optimistis bahwa dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), sektor pariwisata Indonesia dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional. 

Ia menargetkan pertumbuhan kontribusi pariwisata sebesar 5 persen pada tahun 2025 hingga 2030.

"Kuncinya ada di sumber daya manusia. Kalau sumber daya manusianya bisa dua bahasa, hospitality-nya bagus, lalu mereka juga semangat di entrepreneurship di bidang pariwisata, saya rasa bahkan lebih dari 5 persen bisa menyumbangkan ke pendapatan negara," jelasnya.

Baca Juga: Wali Kota Bogor Sebut Pelebaran Jalan Segera Dilakukan, Manfaatkan Lahan di Sekitar Pasar Jambu Dua

Menurutnya, tantangan utama bukanlah pada kekayaan alam Indonesia, melainkan pada peningkatan kualitas SDM. 

Dengan potensi wisata yang begitu kaya, seperti pantai pasir putih, wisata bahari, hutan mangrove, hingga taman kota yang asri seperti di Bogor, maka yang perlu dilakukan adalah peningkatan kompetensi tenaga kerja di bidang pariwisata.