BOGOR, CEKLISSATU - SLB Negeri Bogor atau sekolah luar biasa terus menyiapkan anak berkebutuhan khusus (ABK) untuk mandiri dan siap memasuki dunia kerja di masa depan.

Kepala SLB Negeri Bogor Lia Cornelia Dewi mengatakan, salah satu kemandirian yang diajarkan kepada para siswa ABK adalah pembuatan kopi kekinian yang siap minum.

SLB Negeri Bogor sudah menghasilkan produk unggulan yang menjadi ikon mereka, yaitu Kopi Kekinian SNE  dan kerap hadir setiap ada event baik di tingkat kabupaten maupun provinsi. 

Baca Juga: Sekda Ajat Rochmat: Pesokab 2024 Tumbuhkan Semangat Inklusivitas dan Kesetaraan di Kabupaten Bogor

“Seluruh proses dalam pembuatan kopi ini dibuat seluruhnya oleh para siswa secara bersama-sama,” kata Lia, dilansirr dari laman Kemdikbud, Rabu 22 Januari 2024.

Lia mengatakan, bahwa pelatihan sebagai bekal para siswa SLB Negeri Bogor untuk mampu berinteraksi, mampu mengikuti alur kerja melalui latih kerja.

"Para siswa juga diharapkan mampu untuk membuka usahanya sendiri hingga bisa menjadi terampil kerja untuk bisa mendapatkan keterampilan kerja dan melanjutkan masa depan berkelanjutan," beber  Lia.

Baca Juga: Pemkab Bogor Beri Hadiah Umroh Guru SLB Mekarsari 1 Cibinong, Mengabdi Selama 24 Tahun Telah Menginspirasi

Untuk meningkatkan keterampilan ppara siswa, pihak sekolah menghadirkan baritas ke sekolah. 

Dalam mengajar, barista dibantu oleh guru untuk menerjemahkan materi pelatihan kepada para siswa dengan menggunakan bahasa isyarat.

Lia menyebut, bahwa program itu berawal dari permintaan para siswa, dan pihak ekolah berinisiatif untuk mengembangkan.

Baca Juga: Tingkatkan Rasio Keselamatan Bencana, Tim PKM TANSANA IPB Inisiasi Program Tangguh Bencana Bersama Penyandangan Disabilitas Dengan Pendekatan 3H (Heart, Head, and Hands) berupa Media Kreatif dan Kegiatan Psikomotorik di SLB Cahaya Quran Bogor

"Semua ini berawal dari permintaan anak-anak untuk adanya pelatihan pembuatan kopi kekinian, dan kami pihak sekolah berinisiatif melakukan pengembangan," ujar Lia.

Sebagai bagian dari pembelajaran, anak-anak tunagrahita bertugas pada bagian pengemasan, yaitu menempel dan menggunting label, kemudian anak tunarungu yang meracik kopi.

Lia mengatakan, selain keterampilan pembuatan kopi, SLB Negeri Bogor juga memberikan keterampilan lain, seperti ecoprint.

Baca Juga: Diresmikan Dedie-Jenal, PKBM Bakti Nusa Kini Miliki Ruang Belajar Baru Bagi Anak Putus Sekolah dan Disabilitas

“Kami ingin menjawab kekhawatiran orang tua akan ke mana anak mereka setelah lulus,” tutup Lia.