BOGOR, CEKLISSATU - Dari sebuah sekolah kecil di dataran tinggi Cisarua, harapan besar untuk masa depan Indonesia tumbuh melalui tangan seorang pendidik yang bekerja dengan hati, Ibu Ai Syarifah, S.Pd., Kepala Sekolah TK Spacetoon.
Dalam peringatan Hari Guru Nasional 2025, kisah pengabdiannya mencuri perhatian bukan karena sorotan panggung atau penghargaan formal, tetapi karena keteguhannya menjaga pendidikan usia dini tetap hangat, ramah, dan penuh nilai kemanusiaan yaitu ia memimpin sekolah bukan sekadar sebagai kepala, tetapi sebagai ibu kedua bagi anak-anak yang sedang mengenali dunia, selalu meyakinkan bahwa setiap anak datang dengan dunianya sendiri dan tugas guru adalah menjadikan dunia itu tempat aman untuk mulai bermimpi.
Baca Juga: Dibalik Lelah yang Tak Terucap: Raden Minda Kusumah Persembahkan Pesan Cinta untuk Guru di Indonesia
Di tengah fasilitas yang ada, Ibu Ai memanfaatkan lingkungan alam sekitar sebagai ruang belajar hidup, mengajak anak-anak mengenal daun, menghitung batu, mencipta cerita dari suara angin, hingga belajar berbagi melalui hal-hal sederhana, karena bagi beliau, pendidikan bukan tentang kemewahan sarana, melainkan kekayaan cara pandang.
Dengan pendekatan lembut namun kuat, ia menumbuhkan empati, keberanian, dan rasa percaya diri sebagai pondasi karakter, sambil tetap membangun hubungan hangat dengan orang tua, mendengarkan keluhan dan kebahagiaan mereka, sehingga TK Spacetoon menjadi lebih dari sekadar sekolah yaitu sebuah ruang aman di mana anak-anak bebas menjadi diri sendiri.
Comment